PURWOKERTO.SUARA.COM - Palang Merah Indonesia (PMI) yang merupakan organisasi kemanusiaan pertama dan terbesar di Indonesia senantiasa memberikan banyak peran dan manfaat untuk kemanusiaan.
Hal tersebut dikemukakan oleh Sekda Banjarnegara Indarto saat puncak peringatan Hari Donor Darah Sedunia yang digelar pada Minggu 9 Juli 2023 di Halaman SMPN 1 Banjarnegara.
“Eksistensi dan peran serta PMI dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan sudah tidak diragukan lagi, terutama di Banjarnegara,” ujarnya.
Lebih jauh dia menjelaskan, berbagai mandat yang diberikan oleh pemerintah kepada PMI sesuai Undang-Undang nomor 1 Tahun 2018 tentang kepalangmerahan dapat berjalan dinamis dan memberikan sumbangsih nyata untuk masyarakat.
“Berbagai peran seperti membantu bencana alam, pelayanan unit tranfusi darah, pembinaan generasi muda serta sepak terjang dalam berbagai kegiatan sosial dapat kita rasakan bersama,” lanjut Indarto.
Pihaknya juga menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Banjarnegara senantiasa mendukung derap langkah dan selalu bersinergi serta melekat mendukung tugas dan fungsi peran PMI menjalankan mandat tersebut.
“Terima kasih kepada seluruh jajan pengurus, staff dan karyawan serta relawan sebagai ujung tombak pelayanan di lapangan yang terus berjibaku melayani masyarakat di Banjarnegara,” paparnya.
Khusus untuk pelayanan unit donor darah, Indarto juga berpesan agar PMI Banjarnegara terus melakukan inovasi, terobosan dan langkah strategis dalam upaya pemenuhan kebutuhan darah yang sehat dan aman bagi masyarakat.
“Lakukan inovasi dengan gaya dan era saat ini, gandeng kaum milenial untuk bergerak bersama dengan menumbuhkan kesadaran menjadi pendonor darah sukarela,” tegas Sekda Indarto.
Selain itu, dalam momen tersebut pihaknya juga mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada relawan pendonor darah serta kelompok donor darah yang terus tak kenal lelah memberikan donasi serta sumbangsih nyata dengan berdonor darah secara rutin sesuai jadwal yang ditentukan.
“Terima kasih kepada para pendonor darah sukarela, kalian semua adalah pahlawan kemanusiaan,” pungkasnya.
Sementara itu Ketua PMI Banjarnegara Amalia Desiana melalui kepala Unit Donor Darah Syarah Mutia Dewi mengatakan, sinergi PMI bersama masyarakat mutlak diperlukan dalam upaya menopang kebutuhan darah bagi sesama.
“Saat ini tren kebutuhan darah cenderung mengalami peningkatan, untuk itu peran serta dan sumbangsih berbagai lapisan masyarakat sangat kami harapkan,” ujarnya.
Pihaknya saat ini juga terus melakukan sosialisasi pentingnya serta manfaat donor darah kepada generasi milenial di lingkungan sekolah tingkat SMA/SMK/MA dan kelompok-kelompok remaja.
“Kami berharap kedepan akan banyak tumbuh dan bersemi para pahlawan kemanusiaan dari kalangan kaum milenial di Banjarnegara,” pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
Terkini
-
Elkan Baggott: Saya Ragu Apakah Akan...
-
Dolar AS Perkasa, Rupiah Turun ke Level Rp16.805
-
Dentuman dari Loteng yang Terkunci
-
Epstein Island Ada di Mana? Pulau Pribadi Jeffrey Epstein yang Penuh Skandal
-
Prabowo Punya Rencana Mundur? Dino Patti Djalal Bocorkan Syarat Indonesia Gabung BoP
-
Apakah Menangis Membatalkan Puasa? Ini Menurut Hukum Islam
-
Heboh Siswi SMP di Siak Sebar Foto Tak Senonoh Temannya lewat WA
-
Emas Antam Berbalik Turun, Harganya Masih di Bawah Rp 3 Juta/Gram
-
Administrasi yang Membunuh: Menggugat Kaku Birokrasi dalam Tragedi di NTT
-
Niat Bersihkan Rumah Kosong, Warga Sleman Temukan Kerangka Manusia di Lantai Dua