/
Minggu, 09 Juli 2023 | 13:47 WIB
Suasana literasi digital di Cilongok, Banyumas, Sabtu 8Juli 2023. (Dokumentasi Panitia)


PURWOKERTO.SUARA.COM, BANYUMAS - Teknologi berbasis internet berkembang pesat. Komunikasi pun makin mudah dan murah dengan media sosial. Namun, masyarakat perlu bijak bermedia sosial agar kondisi sosial tetap kondusif .

Teknologi komunikasi dimana kita diperhadapkan kepada banyak pilihan untuk dapat mengakses informasi melalui media sosial. Media sosial berupa platform menawarkan peluang untuk bersosial.

Interaksi sosial tentu sangat dibutuhkan setiap individu dalam kehidupan sehari-hari. Maka teknologi informasi berbasis internet saat ini menjelma menjadi kebutuhan keseharian.

Media sosial bisa diakses siapapun yang, termasuk di Indonesia hampir seluruh lapisan masyarakat menggunakan teknologi yang berbasis internet.

Karena saking mudahnya mengakses teknologi internet tersebut maka setiap penggunanya bebas memposting apapun termasuk mengungkapkan pendapat melalui jejaring media sosial seperti Facebook, Twitter, Instagram Tik Tok dan lain sebagainya.

Karena saking bebasnya menggunakan media sosial, kadang banyak hal, baik positif maupun negatif yang muncul dalam dunia media sosial.  Banyak hal negatif yang kebablasan yang kadang menabrak norma ketimuran.

Untuk itu Kementrian Komunikasi dan Informatika ( Kemenkominfo) RI melalui PT Sinar Multi Komunika sebagai pelaksana kegiatan mengadakan sosialisasi literasi digital serta gelar budaya yang dilaksanakan di lapangan Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas Jawa Tengah pada Sabtu (8/7/23).

Kegiatan di hari kedua ini mengangkat tema "Bijak Berintaraksi Dimedia Sosial". Kegiatan ini menghadirkan empat narasumber antara lain Astin Meiningsih dari Korwil MAFINDO Wonosobo.

Ia menjelaskan tentang yang  bertajuk bagaimana melakukan intaraksi dalam media sosial yang bijak serta bermanfaat serta menjaga adab sopan santun dalam bersosial media.

Baca Juga: Umumkan Pensiun, Berikut 3 Fakta Menarik Mantan Pesepakbola Tom Cleverley

Ini karena jangkauan sosial media seperti Facebook, WhatsApp, Twitter, dan lain sebagainya sangat luas. Menurut data, 70 persen penduduk Indonesia menggunakan sosial media.

"Namun agar tidak menimbulkan kegaduhan dalam bersosial media harus bersikap bijak dalam menyikapi berbagai  informasi," ungkapnya.

DR Estiningrum SH MH selaku akademisi menyampaikan pergeseran dunia digital saat ini sudah tidak bisa dihindari lagi. 

"Kita harus menggunakan media sosial dengan bijak serta cerdas untuk hal yang bermanfaat," katanya.

Hal serupa juga dipertegas oleh Roni Hidayat selaku Camat Cilongok. Sebagai perwakilan unsur pemerintah, ia mengimbau agar tetap waspada serta intaraksi di media sosial.

"Jadikanlah sosial media sebagai ajang kominikasi yang benar dan mampu mengedukasi  karena saat tidak bisa dipungkiri lagi dengan adanya  pergeseran digitalisasi," terangnya.

dr Budi Setiawan selaku tokoh masyarakat sekaligus Ketua DPRD Banyumas mengajak para pengguna media sosial harus makin cerdas serta bijak.

"Ayo bijak bermedia sosial," pungkasnya.

Di ahir diskusi pemaparan materi masyarakat juga dihibur dengan pagelaran seni tradisional wayang golek yang dibawakan oleh Ki Dalang Bima Setyo Aji dari pageralang Banyumas. ***

Load More