PURWOKERTO.SUARA.COM – Destinsi wisata Dieng memang menawarkan sejuta keindahan dan pesona yang tak tertandingi.
Julukan negeri atas awan dengan berbagai cerita, mitos dan fakta seakan melekat bagi kawasan yang sudah melegenda ini.
Bagi anda yang sedang berlibur atau menikmati suasana libur akhir pecan bersama keluarga tercinta tidak ada salahnya untuk berkunjung dan mencoba hal yang satu ini.
Jika anda pergi ke Dieng, mungkin tak lengkap kalau tidak menicipi pemandangan asri di komplek candi arjuna, kawah sikidang, telaga warna atau bukit sikunir.
Nah yang satu ini patut anda coba, yakni menikmati telur rebus alami yang direbus didalam kawah candradimuka dataran tinggi Dieng.
Kawah candradimuka merupakan salah satu destinasi wisata unggulan yang terletak di zona dua, yakni di desa pekasiran, kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara.
Disini anda akan disuguhkan dengan pemandangan asri pegunungan dan pesona alam serta hangatnya suasana kawah candradimuka.
Konon, kawah ini menjadi tempat yang digunakan untuk memotong tali pusar Gatotkaca saat berumur 1 tahun karena tali pusarnya yang tidak mau lepas.
Setelah mengalami beragam kesulitan dan kegagalan, akhirnya arjuna mendapatkan petunjuk tentang cara untuk melepas tali pusar keponakannya itu, yaitu dengan menceburkan Gatotkaca ke dalam Kawah candradimuka.
Setelah Gatotkaca diceburkan ke kawah itu, dia berubah menjadi sakti mandraguna dan jadi salah satu tokoh pewayangan yang paling diagungkan hingga saat ini.
Berbeda dengan kawah lainnya di Dieng yang berasal dari gunung berapi, kawah candradimuka terbentuk karena retakan tanah dan menghasilkan gas belerang yang cukup pekat namun relatif aman.
Disekitar kawah juga terdapat sumber mata air alami yang dipercaya berkhasiat memberikan efek awet muda.
Disini anda juga bisa menikmati camilan unik yakni kentang atau telur rebus yang direbus langsung dari dalam kawah candradimuka.
Telur atau kentang yang akan direbus bisa anda bawa sendiri dari rumah, atau membeli di area sekitar lokasi wisata.
Caranya, letakkan telur atau kentang kedalam plastik yang berlubang lalu ceburkan ke dalam kawah dengan menggunakan tali atau tongkat.
Berita Terkait
-
Berjarak 9,1 KM dari Alun-alun Banjarnegara, Wisata Alam Ini Menyajikan Keindahan Batu Andesit yang Indah
-
Kaget Dikira Ditilang, Pengendara di Banjarnegara Malah Dapat Hadiah
-
Jalan Paling Ekstrem di Banjarnegara, Bikin Jantungan Saat Lewat
-
Bantu Program Penurunan Stunting, Pj Bupati Banjarnegara Beri Penghargaan Stakeholder Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan