PURWOKERTO.SUARA.COM - Anak anak pada Kelompok Bermain (KB) dan TK seharusnya banyak bersosialisasi melalui berbagai wahana permainan dengan pembelajaran yang aman, nyaman dan menyenangkan.
Hal tersebut dikemukakan Sekretaris Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Dindikpora) Kabupaten Banjarnegara Noviyanto Kusumawijaya saat sosialisasi gerakan transisi PAUD ke SD di Aula Korwilcamdikpora kecamatan Rakit pada Jumat 14 Juli 2023.
“Pembelajaran yang menyenangkan pada anak usia dini adalah kegiatan yang berorientasi pada anak yang disesuaikan dengan tingkat usia anak dengan cara bermain,” ujarnya.
Lebih jauh dia menjelaskan, kegiatan pembelajaran tersebut tidak menitik beratkan pada kemampuan anak PAUD untuk bisa calistung.
“Calistung bukan syarat untuk masuk sekolah dasar atau SD,” lanjutnya.
Pihaknya menjelaskan, anak anak di Kelompok Bermain (KB) dan TK seharusnya harus banyak bersosialisasi dengan cara bermain yang asik dan menyenangkan.
Senada dengan hal tersebut, Korwilcamdikpora Kecamatan Rakit, Subiarto mengatakan, sosialisasi gerakan transisi PAUD ke SD sebagai bentuk tindak lanjut dari kegiatan yang dilaksanakan di tingkat kabupaten.
“Lewat momen tersebut kami juga berkomitmen mendukung Gerakan Transisi PAUD ke SD yang menyenangkan sebagaimana digagas oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek),” ujarnya.
Lebih jauh dia menjelaskan, transisi PAUD ke SD adalah proses di mana anak berpindah dari perannya sebagai peserta didik PAUD, menjadi peserta didik SD.
Baca Juga: Sempat Dilaporkan Hilang, Gadis Asal Banjarnegara Digilir Sejumlah Remaja di Pekalongan
“Transisi yang efektif adalah saat anak tidak perlu melakukan terlalu banyak penyesuaian, sebagai akibat dari perpindahannya,” jelas Subiarto.
Pihaknya berharap dalam melaksanakan Gerakan Transisi PAUD ke SD menyenangkan, satuan pendidikan perlu melakukan beberapa hal.
“Sekolah menghilangkan tes calistung dari proses penerimaan peserta didik baru di SD, karena setiap anak memiliki hak untuk mendapatkan layanan pendidikan dasar,” tegasnya.
Subiarto menegaskan, hal tersebut sangat tidak tepat apabila anak-anak diberikan syarat tes untuk mendapatkan layanan pendidikan.
“Satuan pendidikan perlu menerapkan masa perkenalan bagi peserta didik baru selama dua minggu (di Paud dan SD),” tuturnya.
Selain itu, satuan Paud dan SD memfasilitasi anak serta orang tua untuk berkenalan dengan lingkungan belajarnya sehingga diharapkan peserta didik merasa nyaman dalam proses belajar.
Sementara itu, Ketua panitia yang juga sebagai Penilik PNF Kecamatan Rakit Kristiana, menjelaskan kegiatan sosialisali gerakan transisi PAUD ke SD yang menyenangkan diikuti 71 peserta.
“Peserta terdiri dari Guru SD kelas 1 ada 31 guru, Guru TK 33 guru dan Guru KB sebanyak 7 guru,” ujarnya.**Alw
Berita Terkait
-
Berjarak 1,4 KM dari Alun-alun, Bioskop Ini Satu-satunya Di Banjarnegara, Menyajikan Film Terbaru
-
Sempat Dilaporkan Hilang, Gadis Asal Banjarnegara Digilir Sejumlah Remaja di Pekalongan
-
Purwaceng Hanya Ada di Dieng, Ternyata Ini Khasiatnya
-
Banjarnegara Bersiaplah, Jenggawur Art Festival 2023 Siap Digelar, Berikut Rangkaian Acaranya
Terpopuler
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- 3 Rekomendasi Air Cooler 50 Watt yang Dingin Maksimal dan Suaranya Senyap
- Mulai Besok Kendaraan Nunggak Pajak Dilarang Isi BBM Bersubsidi
- 3 Sepatu Running Brodo Terlaris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 7 Sunscreen Tone Up Terbaik untuk Kulit Kusam sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Resmi! Muktamar NU ke-35 akan Digelar di Ponpes Bahrul Ulum Jombang
-
Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
Terkini
-
Babak Baru Pengolahan Sampah di Bali, Danantara Bangun PSEL Rp3 Triliun
-
Warga Aceh Patungan Perbaiki Jembatan Enang-Enang, Satgas PRR: Keselamatan Nomor Satu
-
BRI dan Danantara Perkuat Fundamental, Cost of Fund Turun ke 2,33%
-
Tips Menjaga Kacamata Tetap Aman di Tengah Aktivitas Padat dan Mobilitas Tinggi
-
Penguatan CASA Dorong Efisiensi Pendanaan, BRI Perkuat Profitabilitas dan Daya Saing
-
Benda Diduga Roket atau Rudal Ditemukan di Sungai Blitar, Tim Jibom Turun Tangan
-
Vonis Mati Ririn Rifanto, Pembunuh Satu Keluarga di Indramayu
-
Dokumen Rencana Kunker Bareng Keluarga ke New York Jadi Sorotan, Menteri PU: Batal, batal!
-
BRI dan Danantara Percepat Transformasi untuk Tingkatkan Efisiensi Pendanaan
-
BRI Tekan Cost of Fund ke 2,33 Persen, Profitabilitas Makin Kokoh Berkat Penguatan CASA