PURWOKERTO.SUARA.COM, KEBUMEN - Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kebumen menetapkan dua desa dan satu kelurahan sebagai Kampung Moderasi Beragama, Kamis 13 Juli 2023.
Moderasi beragama adalah sebuah konsep hidup atau cara pandang yang menekankan pada sikap saling menghormati dan toleransi di antara kelompok agama yang berbeda.
Ketiga desa ini antara lain Kelurahan Kebumen Kecamatan Kebumen, Desa Gebangsari Kecamatan Klirong, dan Desa Sikayu Kecamatan Buayan.
“Penetapan Kampung Moderasi Beragama ini sebagai upaya melestarikan nilai-nilai kehidupan yang luhur berdasarkan kerukunan, gotong royong dan kekeluargaan di masyarakat. Menumbuhkan kesadaran swakarsa masyarakat dalam pemeliharaan kerukunan,” ujar Kepala Kantor Kemenag RI, Sukarno, di Kebumen, Kamis (13/7/2023).
Pembentukan Kampung Moderasi Beragama penting dilaksanakan untuk memastikan pemahaman dan praktik moderasi beragama di seluruh lapisan masyarakat, terutama di desa/kelurahan.
"Ini sekaligus mengimplementasikan penguatan moderasi beragama dan mendukung pencapaian sasaran program penguatan moderasi beragama, salah satu program prioritas di Kementerian Agama,” imbuhnya.
Pemilihan kampung moderasi ini telah melalui seleksi. Desa dan kelurahan terpilih dinilai memenuhi tiga kriteria.
Pertama, masyarakatnya majemuk memeluk agama yang berbeda namun dapat hidup berdampingan dan bekerjasama. Kedua, telah dilakukan penguatan moderasi beragama di desa ditunjuk.
Ketiga, desa tersebut memiliki sekretariat serta mendapat dukungan dari stakeholder terkait, mulai dari Kepala Desa, ormas keagamaan, maupun tokoh masyarakat setempat.
“Semoga dengan dikukuhkannya Kampung Moderasi Beragama ini semakin meningkatkan kerukunan warga masyarakatnya dan ditiru oleh kampung lainnya di Kebumen. Dan Kebumen yang kita cintai semakin aman dan semarak, sejahtera, mandiri berakhlak bersama rakyat,” ujar dia.
Kepada Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa Kabupaten Kebumen, Cokro Aminoto mendukung pembentukan kampung moderasi ini. Menurutnya program atau kebijakan ini sangat bermanfaat bagi keberlangsungan pembangunan di desa.
“Pembangunan akan lancar manakala masyarakatnya rukun dan damai,” katanya.
Disampaikan juga bahwa Moderasi Beragama juga sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) atau role pembangunan berkelanjutan desa.
Sebuah upaya untuk mewujudkan Desa tanpa kemiskinan dan kelaparan, Desa ekonomi tumbuh merata, Desa peduli kesehatan, Desa peduli lingkungan, Desa peduli pendidikan, Desa ramah perempuan, Desa berjejaring, dan Desa tanggap budaya untuk percepatan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.
Penetapan ini tertuang dalam Surat Keputusan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kebumen Sukarno Nomor 155 Tahun 2023 tanggal 12 Juni 2023.
Peresmian tiga desa ini sebagai Kampung Moderasi Beragama ditandai dengan penyerahan SK Kepala Kankemenag Kebumen.
Hadir dan turut menyaksikan, anggota Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kebumen, Kepala Dispermades Cokro Aminoto, Kepala Kesbangpol, dan para Camat se Kabupaten Kebumen.***
Berita Terkait
-
Berjarak Selemparan Batu dari Alun-alun Kebumen, Ini Lokasi Ngunduh Mantu Bupati Kebumen yang Berbiaya Fantastis
-
Bak Anak Sultan, Kirab Putra Bupati Kebumen dan Istrinya Disambut Ribuan Warga
-
Gelar Ngunduh Mantu Habiskan Rp 1 Miliar, Tamu Bupati Ini Menteri hingga Anggota DPR
-
Bupati Ini Rela Rogoh Kocek Rp 1 Miliar untuk Pernikahan Putranya Seorang Pilot
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Sering Pakai Masker Hitam Bikin Jerawat Makin Parah? Ini Penjelasan Dokter Spesialis Kulit
-
BPKH Buka Rekrutmen Terbuka 2026: Sediakan 9 Posisi Strategis, Cek Syaratnya di Sini
-
Analisis Taktik Norwegia vs Prancis: Duel Haaland dan Mbappe Demi Raja Grup
-
Anime Dr. STONE Resmi Tamat, Akhiri Petualangan Senku Selama 7 Tahun
-
Kredit Motor di Jakarta Fair 2026? Jangan Sampai Ditolak, Ini 4 Hal yang Wajib Disiapkan
-
Resmi! Brigjen Yulius Audie Sonny Latuheru Jabat Kapolda Papua Barat, Ini Sosoknya
-
Jokowi Disebut Bawa Misi Dukung Prabowo-Gibran Dua Periode, Apa Kata Istana?
-
Ulasan Film Supergirl: Sinema Kosmis yang Megah, Sunyi, dan Mendalam
-
Tarif KOL Capai Rp 150 Juta, Startup Ini Pilih Bayar Konsumen Biasa
-
4 Fakta Menarik Ketangguhan Turki Menjegal Dominasi Amerika Serikat di Piala Dunia 2026