PURWOKERTO.SUARA.COM, BANYUMAS - Untuk meningkatkan kualitas pendidikan kedokteran, Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) bekerja sama dengan Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta mengadakan workshop metode pembelajaran, penilaian, dan kurikulum pendidikan kedokteran. Workshop ini diadakan khusus Fakultas Kedokteran UMP dengan tujuan mengembangkan strategi dan pendekatan terbaru dalam pendidikan medis.
Workshop yang berlangsung pada 18 Juli 2023 ini, dihadiri oleh staf pengajar, dosen, dan tenaga pendidik dari Fakultas Kedokteran UMP. Acara ini diisi oleh narasumber dari tenaga ahli dan pakar pendidikan kedokteran dari Universitas Sebelas Maret Surakarta. Diantaranya adalah Dr. Veronika Ika Budiastuti, M.Pd (Ketua Unit Pendidikan Kedokteran FK UNS) dan dr. Siti Munawaroh, M.Med.Ed. (Koordinator Divisi Kurikulum FK UNS).
Dalam sesi pembukaan, Wakil Dekan I Fakultas Kedokteran UMP, dr. Susiyadi, Sp.An , menyampaikan pentingnya pengembangan metode pembelajaran, penilaian, dan kurikulum dalam mencetak lulusan-lulusan berkualitas di bidang kedokteran. Ia berharap workshop ini dapat menjadi platform kolaborasi antara kedua universitas untuk menghadapi tantangan pendidikan kedokteran di era yang terus berkembang.
Workshop ini mencakup sejumlah topik, termasuk inovasi dalam metode pengajaran, penggunaan teknologi dalam pembelajaran kedokteran, penilaian berbasis kompetensi, dan pengembangan kurikulum yang responsif terhadap kebutuhan dunia kesehatan yang terus berubah. Para peserta juga terlibat dalam diskusi dan studi kasus untuk mendapatkan wawasan yang lebih mendalam tentang implementasi metode pembelajaran dan penilaian yang efektif.
Dr. dr. Veronika Ika B, M.Pd, dan dr. Siti Munawaroh, M.Med.Ed, memberikan materi mengenai Prinsip Pembelajaran di Kedokteran, Pembuatan Soal, Perancangan Kurikulum, Pembelajaran Lapangan dan Pembelajaran keterampilan klinis dalam Dunia Pendidikan Kedokteran dan bagaimana mengintegrasikan penilaian berbasis kompetensi dalam proses pembelajaran. Ia juga membagikan pengalaman dan best practice dari Universitas Sebelas Maret dalam menerapkan metode-metode tersebut.
Setelah serangkaian sesi presentasi, diskusi dan Role Play, workshop ini berakhir dengan kesepahaman antara FK UMP dan FK UNS mencakup komitmen kedua universitas untuk menjalin kerja sama yang lebih erat dalam mengembangkan pendidikan kedokteran di kedua institusi.
Dalam Pesannya, Dekan FK UMP, Dr. dr. Muhammad Mansyur Romi, SU.PA(K) menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Universitas Sebelas Maret atas kerja sama yang telah terjalin. Ia menyatakan bahwa workshop ini akan menjadi langkah awal dalam mengoptimalkan kurikulum pendidikan kedokteran UMP serta meningkatkan kompetensi dan kualitas Pendidik dan Juga Para lulusan Fakultas Kedokteran.
Workshop metode pembelajaran, penilaian, dan kurikulum pendidikan kedokteran ini menunjukkan komitmen Universitas Muhammadiyah Purwokerto dan Universitas Sebelas Maret dalam menghadirkan pendidikan medis yang berkualitas dan relevan dengan kebutuhan masyarakat dan dunia kesehatan. Diharapkan, kolaborasi ini akan memberikan kontribusi yang signifikan bagi pengembangan pendidikan kedokteran di Indonesia.
Berita Terkait
-
Hanya 2 Km dari Alun-alun Purwokreto, Ada Bangunan Bersejarah yang Jadi Puncak Tertinggi Seantero Banyumas Raya
-
Hanya 2 KM dari Alun-alun Purwokerto, Pusat Alat Tulis Ini Sediakan Berbagai Kebutuhan Sekolah Hingga Kantor
-
Berjarak 2 Km dari Alun-alun Purbalingga, Kampus Ini Sediakan Beasiswa Gratis Biaya Kuliah Sampai Lulus
-
Kampus di Sisi Timur Purwokerto Ini Borong Medali Emas di Kejuaraan Taekwondo Nasional
-
UIN Saizu Purwokerto Gandeng Kampus Luar Negeri Perkuat Prodi Sains dan Teknologi
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
Pilihan
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
Terkini
-
BBM Non-Subsidi Naik Drastis: 5 Langkah Efisiensi Walikota Bandung untuk Hemat Anggaran
-
6 Fakta Pabrik Vape Narkoba 'Labubu' di Medan yang Dikendalikan WNA Singapura
-
Mendarat dari Bangkok, 10 Penumpang WNI Langsung Positif Narkoba di Bandara Soetta
-
Layanan Perumda Tirtanadi Lumpuh, LAPK Sumut: Jangan Jadikan Listrik Sebagai Alasan
-
Kawanan Tawon Serang Hajatan Gegara Musik Organ Tunggal, Tamu Kocar-kacir
-
Triliunan Rupiah Mangkrak! 21 Ribu Motor Listrik Program Makan Gratis Menumpuk di Gudang Sentul
-
Hornbills Mengamuk! Tiket Final IBL 2026 di Depan Mata Usai Tumbangkan Satria Muda
-
'Bapak dan Anak Saya Juga Prajurit!' Isak Warga Diusir Paksa dari Asrama Eks Yon Zikon Lenteng Agung
-
Skor PCMB Jabar 2026 Menyusut? Dedi Mulyadi: Jangan Panik, Itu Penyesuaian Sertifikat Prestasi
-
Pertamax Tembus Rp16.250, Walikota Bandung Instruksikan Langkah Efisiensi Besar-besaran