PURWOKERTO.SUARA.COM – Banjarnegara, selain terkenal dengan berbagai destinasi dan pesona alam yang luar biasa, juga terkenal dengan minuman khas dawet ayu.
Namun, siapa sangka dari Banjarnegara juga lahir makanan khas olahan tradisional yang melegenda dan menjadi klangenan hingga saat ini.
Saking terkenalnya, olahan khas yang melegenda ini bahkan terkenal hingga daratan eropa.
Makanan khas tersebut yakni buntil……mungkin nama ini sering kita dengar, bahkan sering juga menjumpai bagaimana wujudnya.
Dilansir dari laman dinas pariwisata dan kebudayaan Banjarnegara saking terkenalnya makanan buntil ini, konon di daerah Laut Tengah seperti Yunani dan Turki, dikenal juga makanan serupa buntil dengan pembungkus daun anggur muda dan diisi dengan nasi.
Ada kemungkinan makanan tersebut bisa diadaptasi hingga ke eropa lewat jalur perdagangan.
Karena, sebagaimana diketahui dari sejarahnya, Indonesia sudah terkenal dengan rempah-rempahnya hingga berhasil menarik kehadiran para pedagang eropa termasuk Yunani dan Turki untuk singgah.
Diketahui nama buntil yang tersemat pada makanan khas Banjarnegara itu diambil dari proses pembuatannya.
Ternyata, orang Banyumas menyebut buntil dikarenakan proses pembuatan makanan yang dibungkus daun talas atau daun singkong itu diuntil-until atau diikat memutar.
Baca Juga: Breaking News, Sesosok Jenazah Ditemukan di Sungai Kaliurang Sijeruk Banjarnegara
Jika kita ketahui, buntil sendiri terbuat dari parutan kelapa yang dibumbui dengan bawang merah, bawang putih, cabai, kemiri, lengkuas, dan kencur yang ditumbuk halus.
Dewasa ini bahkan terdapat berbagai varian dan inovasi buntil dengan memberi ikan teri asin pada buntil tersebut.
Buntil dibungkus dengan daun talas air, daun singkong, atau daun papaya yang telah diolah sedemikian rupa.
Setelah itu, buntil akan diikat memutar dengan menggunakan tali tipis dari bambu, lalu dikukus beberapa saat hingga matang.
Aroma wangi dan sedap menggugah selera langsung terasa saat buntil matang, seakan menggugah kita untuk segera menyantap.
Tapi ingat, jika ingin menyantap bunti jangan lupa untuk melepas tali tipis yang mengikatnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
Terkini
-
Pramono Sebut Kebun Binatang Ragunan Bakal Tutup Saat Hari Pertama Lebaran, Buka Kembali Lusa
-
7 Jawaban Sopan Saat Ditanya 'Kapan Nikah' Saat Lebaran, Biar Nggak Canggung
-
Pramono Anung dan Bang Doel Bakal Salat Idul Fitri di Balai Kota, Khatib Diisi Maruf Amin
-
Klaim Angka Kecelakaan dan Fatalitas Turun, Kakorlantas: Mudik Aman, Keluarga Bahagia
-
Tantrum Harga Minyak Meroket, Trump Cap NATO Pengecut Karena Tak Mau Ikut Buka Selat Hormuz
-
Bingung Balas Ucapan Minal Aidin Wal Faizin? Ini 5 Jawaban Terbaik dan Penuh Makna
-
Prabowo Ucapkan Selamat Idulfitri 1447 H, Ajak Perkuat Persatuan dan Bangun Indonesia Lebih Kuat
-
Pertamina Kawal Pemudik Lalui Jalur Non-Tol Pantura
-
Puncak Mudik 2026 Terlewati, Polri: Naik 4,26 Persen dan Tetap Terkendali
-
Doa Idulfitri yang Dianjurkan Lengkap Arab, Latin, dan Artinya, Serta Maknanya Selain 'Minal Aidin'