PURWOKERTO.SUARA.COM – Sedikitnya 93 warga dusun Sitata, desa Panerusan Kulon, Kecamatan Susukan terlayani dalam bakti sosial pelayanan kesehatan yang digelar PMI Banjarnegara.
Bakti sosial pelayanan kesehatan tersebut merupakan salah satu agenda kegiatan dalam Forpis Humanity Camp 2023 yang dihelat pada 4-6 Agustus 2023.
Ketua PMI Banjarnegara dr. Amalia Desiana melalui Sekretaris Titho Agus Wigono mengatakan, Forpis Humanity Camp merupakan wadah bagi adik-adik PMR untuk ikut berperan serta dalam kegiatan kemanusiaan langsung ditengah masyarakat.
“Peran serta nyata ini juga merupakan salah satu edukasi kepada mereka tentang pengamalan tri bakti PMR secara langsung,” ujarnya.
Lebih jauh dia menjelaskan, berbagai kegiatan dilakukan dalam Forpis Humanity Camp tersebut seperti sosilisasi PHBS, ayo siaga bencana, pendidikan remaja sebaya, Bazar, aneka lomba HUT RI, bakti sosial, pembagian sembako dan nonton film layar tanjleb.
“Beberapa mitra kami gandeng untuk mensukseskan kegiatan ini seperti Ikatan Apoteker, Puskesmas Susukan, PMI Kecamatan Susukan, Pemerintah desa Panerusan Kulon dan komunitas film,” lanjutnya.
Pihaknya berharap, Forpis yang beranggotakan PMR dari berbagai unit tingkat SMA/SMK/MA se Kabupaten Banjaarnegara dapat terus hidup dan memberi kontribusi nyata membantu pemerintah dalam pembinaan generasi muda dan masalah sosial kemanusiaan.
Sementara itu salah seorang relawan PMI Banjarnegara Andika Candra Putri mengatakan, mayoritas pasien yang terlayani dalam bakti sosial menderita beberapa keluhan kesehatan.
“Banyak diantara mereka yang merasa gatal, pusing, batuk, pilek, darah tinggi, panas dingin dan anemia,” ujarnya.
Baca Juga: Rumah Warga Parakancanggah Banjarnegara Nyaris Terbakar Dini Hari Tadi
Caca menjelaskan, beberapa keluhan kesehatan tersebut dikarenakan karena faktor cuaca dan memasuki puncak musim kemarau.
“Kami himbau masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan, meningkatkan imun kondisi tubuh dengan menkonsumsi makanan cukup gizi serta menjaga pola istirahat,” lanjutnya.
Pihaknya menambahkan, beberapa keluhan kesehatan pada puncak musim kemarau memang biasanya marak terjadi, untuk itu masyarakat dihimbau segera memeriksakan diri ke faskes terdekat jika merasa kurang sehat.
Sementara itu ketua panitia Fopis Humanuty Camp Anjani Laisya Asmaraningtyas menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkolaborasi apik mensukseskan kegiatan sehingga berjalan baik.
“Semoga apa yang kita lakukan dapat bermanfaat untuk sesame dan menjadikan semangat untuk terus berkarya serta berperan serta nyata dalam kegiatan sosial kemanusiaan,” ucapnya.**Alw
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana
-
Kita Cari! Bahar bin Smith Geruduk The Sounds Project Buru Pelaku Hafalan Quran Hadiah Miras
-
Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo
-
Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap
-
Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan