PURWOKERTO.SUARA.COM, PURBALINGGA - Komarudin duduk bersila selepas salat isya Kamis malam, 3 Agustus 2023 yang lalu. Ia dan bapak-bapak yang lain tak langsung pulang setelah salat karena hendak belajar membaca Alquran dalam jamaah pengajian yang diasuh Aipda Agus Miswanto, anggota Polres Purbalingga pendiri Pondok Pesantren Daruttaqwa, Desa Brobot, Kecamatan Bojongsari Kabupaten Purbalingga.
Komarudin memang bukan anak-anak lagi. Namun masa anak-anaknya ia lewatkan tanpa belajar membaca Alquran sehingga hingga dewasa ia belum juga lancar membaca Alquran.
Ia bersyukur di lingkungan tempat tinggalnya di Desa Brobot, ada Aipda Agus yang berinisiatif mengadakan aktivitas belajar membaca Alquran untuk wsrga lansia. Ia dan bapak-bapak lain mendapat jadwal mengaji tiap malam Jumat.
Sejak pengajian dibuka, ia hampir tidak pernah absen mengikuti majelis ngaji bersama warga lain. Selain belajar membaca Alquran, jamaah pengajian ini juga berimbas positif bagi peningkatan rasa kebersamaan dan guyub rukun antar-warga.
"Sangat bersyukur, dengan kegiatan yang dilakukan oleh Mas Agus ini. Dulunya yang sini jarang ada kegiatan ngaji, sekarang setiap sore selalu ramai ngaji," katanya.
Warga lain, Hartinah, juga bersyukur karena di usianya yang sudah senja, masih bisa belajar membaca Alquran di majelis Pondok Pesantren Daruttaqwa. Ia juga mengaku dulu tidak belajar membaca huruf hijaiyah dengan baik sehingga kini terbata-bata saat membaca Alquran.
"Belajar baca Alqurannya telat, masih nggrandet-nggrandet. Tapi tetap semangat ngaji bersama Mas Agus. Sekarang sudah tua, paling sekarang tinggal ibadah, semoga yang mengajarkan mendapatkan pahala dari Allah," ujarnya.
Di Polres Purbalingga Aipda Agus Miswanto bekerja di Bagian Sumber Daya Manusia (SDM) Polres Purbalingga. Tugasnya antara lain mengurus berkas pengurusan pensiun, pembinaan kerohanian dan mental serta mediasi permasalah rumah tangga para anggota Polres Purbalingga.
Ia mulai beraktivitas di musala yang dibangun ayahnya setelah pulang kerja. Jarak rumah ke kantor ditempuh dalam 10 menit.
Sepulang dari kantor, biasanya di musala depan rumahnya sudah menanti beberapa anak dan orangtua. Mereka menunggu Agus untuk salat ashar berjamaah.
Dalam kondisi masih berseragam polisi, Agus datang ke musala dengan mengenakan peci. Setelah mengambil air wudlu, dia lalu memimpin jamaah salat asar.
Usai salat, dia mulai mengajari anak-anak membaca huruf hijaiyah dan hafalan surat pendek serta doa sehari-hari. Setelah anak-anak selesai giliran ibu-ibu di sekitar rumahnya yang belajar mengaji hingga menjelang maghrib.
Agus mengajar baca Alquran menggunakan Yanbua, salah satu metode membaca huruf hijaiyah untuk anak-anak.
"Beginilah keseharian saya sepulang kerja, setelah pulang dari bertugas di Polres Purbalingga, di rumah mengajar ngaji," katanya, Senin (7/8/2023).
Aipda Agus Miswanto menjadi anggota Polri pada tahun 2003. Pria kelahiran Purbalingga, 30 Agustus 1984 ini menikah dengan Rahayu Murfisari yang berprofesi sebagai bidan.
Berita Terkait
-
Santri Ponpes Minthol Purbalingga Mendunia, Sabet Perunggu di Kontes Robot Internasional IYRC
-
Satu Anggota Polres Purbalingga Diberhentikan Tidak dengan Hormat
-
Putra Mahkota Siap Mengemban Tahta Purbalingga
-
Asih Trianawati Sulap Daun Strawberry Jadi Peluang Usaha
-
Perolehan Medali Emas Porprov Jateng 2023: Purbalingga Menempati Posisi di Bawah Banyumas dan Banjarnegara
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal
-
Bank Sumsel Babel Pacu Digitalisasi Keuangan Daerah, Banyuasin Percepat Implementasi KKPD
-
Di Tengah Ramai Desakan Tes Urine, Prima Salam Kembali Muncul di Acara Gerindra
-
Rp160 Miliar Diduga Tak Pernah Masuk Kas Daerah, Aktor Utama Korupsi Sungai Lalan Dibidik
-
Dari Apel Premium hingga Cokelat, Gaya Hidup Sehat Ala Selandia Baru Hadir di Indonesia
-
PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang
-
Meski Angkat Koper, Arda Guler Selamatkan Wajah Timnas Turki di Piala Dunia 2026
-
Cerita Fajar Nugra Ubah Penampilan demi Film Pemikat Jiwa
-
Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang
-
Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA