PURWOKERTO.SUARA.COM, KEBUMEN - Bupati Kebumen Arif Sugiyanto menyatakan tempat kuliner di Moro Soetta atau di depan Pasar Tumenggungan merupakan aset Pemerintah Daerah yang bisa digunakan oleh masyarakat.
Tentu saja masyarakat yang ingin memanfaatkan harus memenuhi syarat, di antaranya mengajukan permohonan atau lapor diri dan membayar retribusi sesuai ketentuan.
"Saya katakan bahwa aset daerah tersebut bisa dimanfaatkan oleh masyarakat, dan pembangunannya tidak menggunakan uang Pemda, jadi masyarakat yang ingin memanfaatkan aset daerah, harus ada permohonan atau lapor diri, dan membayar retribusi", ujar Bupati di Pendopo Kabumian, Senin (7/8).
Bupati menyebut, untuk penggunaan aset di Moro Soetta oleh masyarakat untuk kuliner sudah banyak yang mengajukan permohonan.
Karena itu, Bupati menyayangkan adanya pemberitaan di sejumlah media online yang tak berimbang tentang stan kuliner di Moro Soetta.
Tidak hanya itu, Bupati juga menyampaikan soal lahan parkir di area Pasar Tumenggungan.
Bupati menyampaikan bahwa terhadap kontrak penggunaan area perparkiran di Pasar Tumenggungan, Jalan Kolopaking, Jalan Soekarno-Hatta, yang bisa dimanfaatkaan untuk parkir kurang lebih 2.620 kendaraan terdiri dari sepeda motor, dan parkir untuk roda empat.
Ada area pujasera yang dipindahkan, yang sekarang menjadi Food Court di Moro Soetta, adalah untuk meningkatkan pendapatan para pedagang yang ada di pujasera lama.
Hasilnya para pedagang sekarang cukup ramai, pendapatannya juga meningkat. Pengelola parkir bisa lebih leluasa memanfaatkan area tersebut.
“Jadi Terhadap penggunaan area untuk Food Court Moro Soetta, tidak mengganggu daripada kontrak yang suda ada. Kalau mengganggu tidak sesuai kontrak, pasti perusahaan yang memenangkan dalam lelang sudah menuntut pemerintah daerah”, terang Bupati.
Berita Terkait
-
Berjarak 49 KM dari Kota Solo, Tempat I Ini Jadi Pusat Shoping Termurah bagi Wisatawan
-
Mau Pulang ke Indonesia dari Malaysia? Jangan Lupa Mampir Tempat Satu Ini, Destinasi Pusat Oleh-Oleh Murah di Kuala Lumpur Malaysia
-
Hanya 5 Menit dari Alun-alun Purbalingga, Kampus Baru Nan Megah Ini Terapkan Kuliah 70 Persen Praktik
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Anak Andre Taulany Marah Kamarnya Direkam ART Diam-Diam
-
Menyusuri Masjid Quba Madinah: Masjid Pertama dalam Islam!
-
Lolos Liga Champions, Gaji Bruno Fernandes Cs di Manchester United Langsung Naik!
-
KPK: ASN Cilacap Sampai Harus Ngutang demi Setor Uang Rp10 Juta ke Bupati Syamsul Auliya
-
Telkomsel Digiland Run 2026 Sold Out, 12.500 Peserta Nikmati Lari Berbasis 5G dan AI
-
Kurniawan Ingatkan Timnas Indonesia U-17 Jangan Terbuai Usai Berhasil Mengalahkan China
-
Ekonomi Dunia Terancam 'Kiamat', Donald Trump Mulai Keder Hadapi Ketangguhan Iran di Selat Hormuz
-
Review Jujur dari Buku Kisah Kota Kita: Merawat Kota, Merawat Rasa
-
Usul Pindah Gerbong: Mengapa Pernyataan Menteri PPPA Memicu Amarah Publik?
-
Menyembuhkan Rasa, Kerentanan dan Mimpi dalam Buku Puisi Pelesir Mimpi