PURWOKERTO.SUARA.COM, PURBALINGGA - Polwan Polres Purbalingga menggelar kegiatan sosial berupa pendistribusian air bersih ke warga di desa yang mengalami krisis air bersih. Bantuan air bersih diberikan kepada warga terdampak kekeringan di Desa Kaliori, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Purbalingga, Kamis (10/8/2023).
Kabagren Polres Purbalingga Kompol Herni Suharyati yang memimpin kegiatan pembagian air bersih mengatakan, desa yang menerima pendistribusian bantuan air bersih yaitu Desa Kaliori, Kecamatan Karanganyar.
"Ini merupakan salah satu kegiatan sosial dalam rangka Hari Jadi ke 75 Polwan. Kami distribusikan air bersih di Desa Kaliori yang sedang mengalami kekeringan," katanya, Kamis (10/8/2023).
Bantuan air bersih yang disalurkan Polwan Polres Purbalingga sebanyak satu tangki berisi 4 ribu liter untuk Desa Kaliori. Namun demikian akan dilakukan pendistribusian lagi di desa-desa yang membutuhkan.
"Tidak hanya di hari ini, tapi bantuan air bersih akan disalurkan kembali melihat situasi desa-desa yang mengalami kekeringan, kami siap membantu," ucapnya.
Ia berharap dengan bantuan air bersih yang diberikan bisa bermanfaat dan mengurangi beban masyarakat di desa kekeringan. Ia juga berharap ke depan kekeringan ini tidak sampai meluas ke desa lain di wilayah Kabupaten Purbalingga.
Warga Desa Kaliori bernama Misnem menyampaikan ucapan terima kasih kepada Polwan Polres Purbalingga. Menurutnya warga yang kekurangan air bisa terbantu dengan bantuan yang disalurkan.
"Terima kasih bantuan air yang diberikan dari Polwan Polres Purbalingga. Warga yang kekurangan air bisa terbantu," ucapnya.
Hal yang sama disampaikan warga Desa Kaliori bernama Sukimah. Dia mengaku senang ada adanya bantuan air bersih di desanya. Menurutnya kesulitan air bersih akibat kekeringan sudah berlangsung kurang lebih satu bulan.
"Saya senang sekali mendapat bantuan air bersih. Terima kasih bantuan air bersih yang diberikan, ini sangat membantu warga," ucapnya.***
Berita Terkait
-
Ini Dia Rina Destiyana, Siswa SMK Muh 3 Purbalingga Peraih Juara 3 Kejuaraan Nasional Tapak Suci di Sumatera Barat 2023
-
Jaraknya hanya 900 M dari Alun Alun Purbalingga, Tempat Asyik untuk Nongkrong Bersama Pacar, Bestie, dan Keluarga di Purbalingga
-
Cuma 25 Km dari Alun-alun Purwokerto, Bandara Sepi Ini Bakal Terbangkan Jemaah Umrah Akhir Agustus
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Pameran Foto "Perisai Tunas" Soroti Perlindungan Anak di Ruang Digital
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel