PURWOKERTO.SUARA.COM, BANYUMAS - Language Development Center (LDC) Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) mendatangkan Cak Dave atau Londo Kampung, influencer asal negeri Kanguru pada Studium Gènèrale English Enrichment Student Inaugaration (ELUTION) 2023. Content Creator dan YouTuber Dave Jephcott yang akrab disapa Cak Dave Londo Kampung berpesan pada mahasiswa baru UMP agar tak takut atau malu berbicara bahasa Inggris jika ingin cepat menguasai bahasa Inggris.
Selain Cak Dave, hadir juga tiga profesor dari City University of New York. Mereka yakni Prof. Linda A. Pelc, Prof. Cynthia S. Wiseman,dan Prof. Marshella Lie. Mereka adalah pakar bahasa Inggris untuk pengajaran pelajar non native speakers.
Tidak hanya itu, acara juga dimeriahkan dengan kehadiran mahasiswa internasional pada acara tersebut. Para professor menekankan pentingnya bahasa Inggris bagi masa depan para mahasiswa baru dan mengajarkan cara belajar praktis bahasa Inggris yang menyenangkan.
Sebelum memberikan motivasi di Auditorium Ukhuwah Islamiyah UMP, Kamis, Youtuber yang memiliki subscriber 5.14 juta ini berjalan keliling kampus dengan didampingi Wakil Rektor III UMP Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Assoc Prof Akhmad Darmawan, M.Si., Ph.D. serta sejumlah dosen dan mahasiswa internasional UMP.
Saat memasuki Auditorium Ukhuwah Islamiyah, kedatangan Cak Dave asal Australia itu disambut meriah oleh lebih dari 3.000 mahasiswa baru yang mengikuti kegiatan kuliah umum bertajuk ELUTION 2023 di tempat itu.
Dalam kesempatan tersebut, Cak Dave mengatakan untuk bisa menguasai bahasa Inggris maupun bahasa asing lainnya yang paling utama adalah jangan takut berbicara dengan Bahasa Inggris.
Dari hasil pemantauan, selama acara berlangsung, Cak Dave mengaku lebih nyaman berbahasa Jawa yang membuat mahasiswa lebih antusias untuk berinteraksi. Cak Dave atau londo kampung adalah seorang selebriti internet dan YouTuber yang berasal dari Australia.
Sejak kecil Cak Dave sudah tinggal di Indonesia, Surabaya. Hal ini yang membuat Cak Dave bisa lancar berbahasa Indonesia dan Jawa. Dalam kanal YouTube nya, Cak Dave sering membagikan konten prank dengan mengajak warga lokal berbahasa Inggris namun ia sangat lancar berbahasa Jawa.
Wakil Rektor UMP Bidang Kemahasiswaan, Alumni dan Al Islam Kemuhammadiyahan Assoc. Prof. Akhmad Darmawan, M.Si., Ph.D. dalam sambutannya mengatakan kegiatan ELUTION menjadi bagian awal yang penting dan kesempatan yang baik bagi mahasiswa untuk belajar Bahasa asing khususnya Inggris di UMP.
Baca Juga: Kompak! Guru dan Siswa SMK Muhammadiyah 3 Purbalingga Melebur dalam Lomba-lomba HUT RI ke-78
“Ini sangat bagus, mengingat mereka (red.mahasiswa baru) akan menerima mata kuliah Intensive English di Program Pengayaan Bahasa Inggris oleh Language Development Center selama 4 semester,” ungkapnya.
Dengan menghadirkan Cak Dave, lanjut Darmawan, mahasiswa mendapatkan wawasan dan juga motivasi yang berhubungan dengan tantangan yang akan mereka hadapi dalam belajar bahasa asing.
“Cak Dave membagikan pengalamannya saat awal dia belajar bahasa Jawa. Cak Dave juga membuktikan bahwa tidak ada yang tidak mungkin, meskipun sulit. Kunci dari belajar bahasa asing adalah konsisten dalam belajar dan menggunakan bahasa asing tersebut,” jelasnya.
Ketua LDC UMP Faisal, S.S., M.Pd., Ph.D. menambahkan, secara Institusional, LDC UMP bertujuan untuk menyiapkan sumber daya mahasiswa yang memiliki keterampilan bahasa serta memberikan pelayanan bahasa berupa pelatihan, pengujian, dan penerjemahan yang meliputi : Bahasa Indonesia, Inggris, Arab, Thailand, Korea, Mandarin, Jerman dan Perancis.
Berita Terkait
-
AGSI Banjarnegara Divisitasi Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah X, Ini yang Dibahas
-
Puhua English Summer Camp 2023 Hadirkan Tiga Profesor Bahasa dari City University of New York
-
AGSI Jawa Tengah Dorong Babad Banyumas Diajukan ke Unesco, Ternyata Ini Alasanya
-
Gang Paling Terkenal di Purwokerto, Berani Masuk Berisiko
-
15 Km dari Alun-alun Purwokerto, Ada Wisata Baru dengan Keindahan Surgawi di Kaki Gunung Slamet
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Pembiayaan UMKM, Dukung Target 100.000 Sultan Muda Sumsel
-
Intimidasi Satpam MRT Usai Terobos Lampu Merah, 3 Polisi Arogan Polda Jabar Di Patsus 21 Hari
-
Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri
-
Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang
-
Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026
-
Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi
-
Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1
-
Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa
-
Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik
-
Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian