PURWOKERTO.SUARA.COM – Sebanyak 21 pemuda pemudi Indonesia yang berasal dari berbagai daerah mengikuti program International Young Leadership Indonesia-Japan.
Kegiatan yang berlangsung pada 13-20 Agustus 2023 di Purbalingga tersebut merupakan program Young Leadership Program (YLP) besutan H. Rofik Hananto (DPRI RI) bekerjasama dengan Chiba Islamic Cultural Centre pimpinan Kyoichiro Sugimoto.
Selama kegiatan peserta tinggal di rumah-rumah penduduk (homestay) sehingga mereka bisa berbaur dan belajar budaya lokal dan Islam.
Project leader YLP, Khaerul Umam, sebanyak 16 peserta dari Jepang merupakan mahasiswa dan siswa dari perguruan tinggi dan SLTA dari Osaka, Tokyo, dan Chiba.
“Selama 8 hari peserta disuguhi berbagai kegiatan termasuk seminar, pesta tukar budaya Indonesia-Jepang, rafting tour di Pikas Banjarnegara, dan kunjungan ke sejumlah destinasi wisata,” ujarnya.
Lebih jauh dia menjelaskan, dalam program tersebut juga dilaksanakan seminar kepemimpinan YLP dilaksanakan di Gedung Aula Bambang Lelono kampus UNSOED Fakultas Ilmu Budaya pada Rabu, 16 Agustus 2023.
“Kegiatan ini mendatangkan beberapa nara sumber inspiratif termasuk Dr Tuswadi (anggota kehormatan Akademi Ilmuwan Muda Indonesia) dan dr. Gamal Albinsaid (influencer dan social entreprener),” lanjut Khaerul.
Di hadapan sekitar 200 mahasiswa berikut peserta YLP, Dr Tuswadi mengetengahkan legacy dirinya selama tugas belajar di Jepang (2007-2016) dalam mensyiarkan Islam di Negeri Sakura.
Sementara itu anggota kehormatan Akademi Ilmuwan Muda Indonesia Dr. Tuswadi dalam kesempatan tersebut memberikan paparan serta motivasi tentang sepak terjangnya selama di negeri sakura.
Baca Juga: Cetak Kader Berkualitas, SLB Negeri Mandiraja Banjarnegara Gelar PPBK
“Selama di Nagoya dan Hiroshima, saya tidak melulu kuliah, namun lebih dari itu dan bersama rekan-rekan Muslim berusaha memperkenalkan Islam dengan berbagai cara,” ujarnya.
Dr. Tuswadi menjelaskan, berbagai upaya dilakukan termasuk memperjuangkan diadakannya tempat wudhu dan ruang shalat di kampus Jepang.
Selain itu juga membantu pengggalangan dana umat untuk pendirian Hiroshima Islamic Cultural Centre dan Masjid Assalam.
“Dakwah Islam ke sekolah-sekolah Jepang juga kami lakukan pada masa itu,” tegasnya.
Selain itu pihaknya juge mengirimkan lebih dari 35 pemuda pemudi Muslim Indonesia untuk studi S2 atau S3 ke Hiroshima untuk semakin mensyiarkan Islam.
“Selama kuliah mereka diminta untuk turut mengajarkan Alquran kepada anak-anak keluarga Muslim Jepang di Masjid Mihara di Hiroshima Prefecture,” tandasnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Kronologis Mobil Berisi Bom Tabrak Sinagoge Michigan: 140 Anak Nyaris Jadi Korban, 30 Orang Dirawat
-
Dukung Pemkab Bogor, Ketua DPRD Sastra Winara Ajak Masyarakat Rayakan Idul Fitri di Pakansari
-
Nekat Narik Angkot dan Becak di Jalur Mudik Jabar, Ini Sanksinya
-
AS Diteror Mantan Tentaranya Sendiri: Tembaki Kampus, 4 Orang Jadi Korban
-
Menegangkan! Evakuasi Bayi 3 Hari Lewat Jendela Saat Banjir 1 Meter Kepung Ciledug
-
Terbukti Pungli Miliaran ke Ribuan Guru, Pejabat Kemenag Bogor Hanya Turun Pangkat
-
Jika Prabowo-DPR Sepakat, Purbaya Siap Naikkan Defisit APBN 3 Persen
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
Sumber Daya Air Dipastikan Aman Jelang Libur Lebaran 2026
-
Gegara Kematian Badak Jawa, Pegiat Satwa Resmi Layangkan Somasi ke Kemenhut dan BTNUK