PURWOKERTO.SUARA.COM, BANJARNEGARA- Sejumlah 37 pemain sepak bola remaja Kategori Umur 16 dan 18 tahun di Kabupaten Banjarnegara mengikuti seleksi masuk Persik Kediri di Lapangan Cinde Mas, Desa Gembongan, Sigaluh, Banjarnegara, Kamis.
Di bawah pantauan tim Persik Development, mereka melakukan uji fisik dan juga uji tanding secara bergantian.
Talent Scouting Persik Kediri Coach Agus Subekti mengungkapkan nantinya maksimal akan diambil 10 pemain untuk mengikuti seleksi nasional tahap 2 di Kediri.
"Sayang ini pelaksanaannya tidak di akhir pekan, sehingga pesertanya kurang banyak. Namun saya lihat beberapa pemain terlihat sangat baik. Apa lagi di sini ada SSB," jelas Agus.
Ia menambahkan, tidak hanya di Banjarnegara, pihaknya juga baru saja menyeleksi di Semarang dan selanjutnya akan ke Sukoharjo dan Pasuruan.
"Kita menyeleksi ke seluruh Indonesia. Termasuk Papua, Makassar dan lain-lain untuk mendapatkan bibit-bibit terbaik yang nantinya bisa menjadi pemain Persik Kediri," tambah Agus.
Agus tak sendirian memantau bakat para pemain. Ia juga di dampingi Coach Dodo, mantan pemain Persik Kediri.
Pengelola IT Persik Kediri Syifa Adi Putra yang turut hadir menilai, dari kota kecil tak jarang muncul pemain-pemain yang bagus.
"Biasanya anak-anak desa seperti di sini banyak juga yang memiliki bakat alam bagus. Bahkan saya amati mereka punya semangat dan kemauan yang tinggi karena merasa harus bisa bersaing dengan anak-anak kota," jelas Syifa.
Baca Juga: Aksi Heroik Ernando Ari di Final Piala AFF 2023 Mendapat Respect dari
Pelatih SSB Gembongan Coach Andri Setianto selaku panitia lokal berharap banyak anak Banjarnegara yang bisa lolos seleksi ini. Menurutnya ini langkah awal yang bagus karena kalau hanya mengandalkan tim dan kompetisi lokal, para pemain akan sulit berkembang.
"Saya berharap ada banyak anak-anak yang seperti Rio Fahmi di Persija yang sukses juga di Timnas melalui seleksi seperti ini, sehingga mengharumkan nama Banjarnegara di kancah sepak bola Indonesia," harap Andri.
Tag
Berita Terkait
-
Dekat Bandara Internasional Ngurah Rai Cuma 2,8 KM, Pusat Oleh Oleh di Bali Ini Paling Populer Tersedia dari Fashion hingga Makanan Khas Bali
-
Berjarak 11 KM dari Bandar Udara Halim Perdanakusuma, Pusat Perbelanjaan di Jakarta Ini Terdapat Sebuah Arena Bermain Anak yang Bernama Kidzania
-
Berjarak 13 KM dari alun-alun Wonosobo, Wisata Alam Ini Sajikan Pemandangan Indah di Atas Telaga, Ada Jembatan Kaca
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari APBD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Di Tengah Arsitektur Modern, Komunitas Ini Berupaya Menjaga Rumah Vernakular
-
Isu Baku Hantam Ruang Ganti, Tunisia Pecat Sabri Lamouchi di Tengah Piala Dunia 2026
-
PDIP Bongkar Taktik PSI: Bajak Kader demi Besar Instan, Urusan Jokowi Selesai!
-
Mau Nobar Piala Dunia? 5 Inspirasi Outfit Ini Buat Penampilanmu Makin Kece
-
BREAKING NEWS: Gempa M 6,7 Guncang Palu dan Sejumlah Wilayah Sulawesi
-
Selat Hormuz Dibuka Jumat, Pengusaha Kapal Masih Takut Kena Rudal Iran
-
Vibes Piala Dunia 2026 Masih Anyep, FIFA Harusnya Lirik 2 Potensi Besar Ini untuk Dimaksimalkan
-
Ketika Hijab Terasa Berat: Panduan Hati bagi Muslimah yang Sedang Berproses
-
Ramadhipa Cetak Sejarah Jadi Pebalap Indonesia Pertama Menang di Dua Ajang Dunia
-
4 Sepatu Lari Lokal untuk Daily Trainer, Empuk dan Anti Cedera Buat Latihan Setiap Hari