PURWOKERTO.SUARA.COM - Selain menerima pasukan Estafet Tunas Kelapa tingkat Kwarda Jawa Tengah dari jalur tengah Wonosobo pada Jumat 25 Agustus 2023 kemarin, ternyata Kwarcab Banjarnegara juga menerima pasukan yang sama dari arah yang berbeda.
Berdasarkan informasi yang dihimpun tim suara purwokerto, Kwarcab Banjarnegara juga menerima pasukan Estafet Tunas Kelapa tingkat Kwarda Jawa Tengah dari arah selatan yakni dari Kabupaten Kebumen.
Prosesi penerimaan timbang terima pasukan dilaksanakan pada Sabtu 26 Agustus 2023 bertempat di dusun Ketileng, desa Glempang, Kecamatan Mandiraja.
Pada kesempatan tersebut Sekda Kebumen selaku anggota Mabicab Ahmad Ujang Sugiono menyerahkan pasukan Estafet Tunas Kelapa (ETK) kepada Camat Mandiraja Anang Sutanto.
Camat Mandiraja Anang Sutanto berharap, melalui Estafet Tunas Kelapa (ETK) dapat membentuk manusia yang berkarakter, berkepribadian, berwatak dan berbudi pekerti luhur sebagai Warga Negara Republik Indonesia yang berjiwa Pancasila.
"Kegiatan ini adalah untuk memasyarakatkan Gerakan Pramuka karena pada dasarnya Pramuka dan masyarakat merupakan bagian yang tak terpisahkan," ujarnya.
Selain itu pihaknya juga berharap Estafet Tunas Kelapa (ETK) mampu meningkatkan semangat persatuan, kesatuan, persaudaraan dan solidaritas Gerakan Pramuka dengan masyarakat.
"Semoga semangat disiplin, keteladanan, mental, fisik serta semangat pantang menyerah bagi generasi muda dalam ikut serta membangun masyarakat dapat teraktualisasi dengan baik," pungkasnya.
Selanjutnya pasukan Estafet Tunas Kelapa (ETK) di Kwarcab Banjarnegara tersebut bergerak kurang dari satu etape kemudian dinonaktifkan karena pasukan difokuskan pada titik pertama yakni jalur Sigaluh, Madukara, Banjarmangu, Wanadadi dan Punggelan untuk selanjutnya diserahkan ke Kabupaten Purbalingga.
Baca Juga: Gaet Pendonor Darah Millenial, Ini yang Dilakukan Relawan PMI Desa Kubang Banjarnegara
Seperti diketahui, Estafet Tunas Kelapa (ETK) merupakan kegiatan khas milik Kwartir daerah Jawa Tengah yang dimulai sejak tahun 1979.
Kali terakhir, kegiatan Estafet Tunas Kelapa (ETK) digelar pada tahun 2018 silam dimana setelah itu terjadi pandemi covid-19 yang memaksa seluruh aktifitas untuk rehat sejenak.**Alw
Tag
Berita Terkait
-
Gaet Pendonor Darah Millenial, Ini yang Dilakukan Relawan PMI Desa Kubang Banjarnegara
-
17 Grup Kentongan di Purbalingga Meriahkan Malam HUT ke-78 RI
-
Persibara Banjarnegara Calling Generasi Muda, Menuju Liga 3 Jawa Tengah
-
Bripda Rizal Irawan Kusuma, Peraih Medali Emas Cabor Judo pada Porprov XVI Jateng
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Viral Air Minum Aquviva! Berawal Murah Meriah, Kini Diprotes Konsumen Diduga Rasa Air Keran
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat
-
QRIS IndonesiaChina Resmi Meluncur, Netzme Bikin UMKM Bisa Terima Alipay dan UnionPay
-
Hamil, Dikawinkan, Dicerai, Dikawinkan Lagi: Kisah Pilu Santriwati Korban Kiai Cabul Ashari di Pati
-
Sempat Menghilang 10 Tahun, Ubisoft Bangkitkan Kembali Game Perang RUSE
-
Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan
-
Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter
-
CCTV Polsek Ponrang Rusak Dikencingi Kucing saat Pengamanan 7 Mobil Muat BBM Diduga Ilegal
-
Curhat Dokter Gia Pratama Viral, Sebut Hanya Terima Rp30 Ribu dari Pasien BPJS