PURWOKERTO.SUARA.COM – Berkunjung ke Kota Bandung bagi pecinta bangunan tua tidak lengkap tanpa singgah di Jalan H. Wahid Nomor 1, Kelurahan Lebakgede, Kecamatan Coblong berjarak 5,5 Km dari Bandara Internasional Husein Sastranegara.
Di sana terdapat sebuah bangunan yang terbengkalai dengan kondisi memprihatinkan. Padahal jika melihat sejarahnya lokasi itu merupakan suatu tempat yang memiliki cerita menarik namun berakhir tragis lantaran kini terbengkalai.
Dikutip dari Kanal YouTube Legenda Senja pada Selasa 29 Agustus 2023, bangunan ini adalah Bandung Medical Centre. Awalnya, tempat ini adalah Rumah Sakit Sartika Asih, yang telah memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat di Kota Bandung.
Pada tahun 1995, lokasinya dipindahkan ke Jalan Moch. Toha No. 369, Ciseureuh, Regol, Kota Bandung, dan tempat yang ditinggalkan pun kemudian digunakan untuk mendirikan Bandung Medical Centre. Nama yang membawa harapan akan kelanjutan layanan kesehatan bagi masyarakat.
Sayangnya, cerita bahagia itu tidak berlangsung lama. Hanya dalam waktu lima tahun, Bandung Medical Centre harus menutup pintunya pada tahun 2000. Bangunan yang dahulu dipenuhi aktivitas medis dan kesehatan, kini dibiarkan kosong dan sunyi tanpa kehidupan.
Bangunan yang seharusnya menjadi tempat penyembuhan, kini menjadi saksi bisu dari kegagalan dan nasib yang tragis. Apa yang menyebabkan Bandung Medical Centre harus menemui akhirnya dengan cepat?
Bisa jadi faktor-faktor seperti manajemen, perencanaan, atau perubahan kebutuhan masyarakat turut memainkan peran dalam nasib tragis bangunan ini. Namun, apapun penyebabnya, bangunan yang terbengkalai dan tidak terurus tetap menjadi pemandangan yang engundang tanya.
Bandung, kota yang kreatif dan dinamis, memiliki banyak kisah tentang bangunan-bangunan yang terbengkalai. Bangunan yang dulunya penuh dengan aktivitas, suara, dan kehidupan, namun kini hanya menjadi bayangan masa lalu.
Bangunan-bangunan seperti Bandung Medical Centre mengingatkan kita akan pentingnya perencanaan yang matang, manajemen yang baik, dan fleksibilitas dalam menjawab perubahan kebutuhan masyarakat.
Di balik setiap bangunan yang terbengkalai, terdapat pelajaran yang berharga. Pelajaran tentang bagaimana menjaga keberlanjutan, fleksibilitas, dan memastikan bahwa investasi fisik dan non-fisik yang kita buat sesuai dengan kebutuhan dan perubahan zaman.
Bandung Medical Centre mungkin telah berhenti beroperasi, tetapi ceritanya tetap hidup sebagai pengingat bagi kita semua.***
Berita Terkait
-
Cuma 16,9 dari Bandara Abdul Rachman Saleh, Destinasi Wisata Alam di Malang Ini Cocok untuk Pilihan Liburan Akhir Pekan: Warga Jatim Sudah Tahu Belum?
-
Cuma 24,7 Km dari Bandara Halim Perdana Kusuma, Perumahan Mewah di Jakarta Timur Ini 5 Tahun Terbengkalai: Kondisinya Kini Memprihatinkan, Ternyata
-
Hanya 13,4 Km dari Bandar Udara Internasional Juanda, Bangunan Rumah Susun yang Terbengkalai Ini Selalu Dikaitkan dengan Kejadian Aneh : Kok Bisa Ya?
-
Berjarak 31 KM dari Bandara Jalaluddin, Mall yang Berada di Kawasan Gorontalo Business Park Jadi Salah Satu yang Terbesar
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Setoran Pajak Kripto Tembus Rp1,93 Triliun, PMK Baru Jadi Angin Segar Exchange Lokal
-
Matthaus Sebut Der Klassiker Dortmund vs Bayern sebagai Duel Magis
-
Senne Lammens Bahagia Dapat Pujian dari Edwin van Der Sar
-
Kemenperin Bantah Industri Tahan Produksi Usai Kesepakatan Tarif RI-AS
-
Ibu Tiri Bohong di 2024, Rieke Diah Pitaloka Desak Polisi Usut Kasus Kematian Nizam
-
Cuaca Ekstrem Terjang Serang, Atap Dapur Makan Bergizi Gratis di Mancak Ambruk
-
Main Borgol Berujung Apes, Tangan Remaja di Bondowoso Terkunci hingga Dievakuasi Damkar!
-
Luput dari Pengawasan, Praktik Tak Manusiawi di Panti Disabilitas Mental Dilaporkan ke Mensos
-
Rumah Anggota DPRD Wawan Hikal di Puncak Nyaris Dibobol Maling Jelang Sahur
-
DPR Bereaksi! Kawal Kasus Pelecehan Atlet Panjat Tebing dan Dukung Langkah Kemenpora