PURWOKERTO.SUARA.COM - Berkunjung ke Kabupaten Pacitan, Jawa Timur tidak lengkap tanpa singgah di Desa Sendang, Kecamatan Donorojo yang berjarak sekitar 40 kilometer ke arah barat dari pusat Kota Pacitan.
Di sana ada salah satu destinasi wisata yang menawarkan keindahan alam yang menakjubkan. Bahkan sangking tenarnya pantai ini telah menjadi destinasi populer bagi wisatawan yang khusus datang ke Kabupaten Pacitan.
Dikutip dari Kanal YouTube Alur Jelajah pada Minggu 03 September 2023, destinasi wisata alam ini bernama Pantai Klayar. Destinasi pantai ini dikenal dengan hamparan pasir putih yang luas. Pengunjung dapat berjalan-jalan di sepanjang pantai sambil menikmati pasir putih yang lembut di bawah kaki.
Pantai ini juga terkenal dengan ombaknya yang menantang. Ombak yang tinggi dan kuat membuatnya menjadi tempat yang sempurna untuk kalangan peselancar. Bagi yang tidak tertarik berselancar, menikmati pemandangan ombak yang memecah di bibir pantai juga menjadi pengalaman yang luar biasa utamanya di batu berlubang yang di sebut seruling samudera.
Tidak hanya itu Pantai Klayar terletak di antara dua bukit karang yang menjorok ke laut. Pemandangan bukit karang yang menjulang tinggi di sisi kanan dan kiri pantai menambah pesona alam pantai ini. Salah satu momen yang paling dinantikan oleh pengunjung adalah saat matahari terbenam di Pantai Klayar.
Pantai ini merupakan tempat yang sempurna untuk menyaksikan matahari terbenam yang memukau, dengan latar belakang bukit karang yang menjulang tinggi. Meskipun masih relatif alami, Pantai Klayar telah dilengkapi dengan fasilitas yang memadai, termasuk area parkir dan warung makanan. Pengunjung dapat menikmati hidangan lokal sambil menikmati pemandangan laut.
Tidak muluk muluk tentunya menyebut Pantai Klayar jadintempat yang sempurna untuk mereka yang mencari petualangan alam yang berbeda dan menikmati keindahan alam yang masih terjaga. Pantai ini menawarkan pengalaman yang tak terlupakan, baik bagi pecinta pantai, penggemar selancar, atau siapa pun yang ingin menjelajahi keindahan alam yang eksotis di selatan Jawa Timur.***
Berita Terkait
-
Berjarak 8,4 Km dari Dieng, Wisata Ini jadi View Point terbaik Menikmati Keindahan Wonosobo, Berada di Jalur Menuju Dieng
-
Berjarak 14 Km dari Pusat Kota Wonosobo, Wisata Ini Jadi Lokasi Healing yang Rekomended, Bisa Nikmati Sunrise dan Sunset
-
Sengaja Diubah Jadi Tempat Wisata, Lahan Bekas TPA Surabaya Ini Disebut Mirip Hutan Bambu Sagano di Jepang: Jaraknya Cuma 11,9 Km dari Tugu Pahlawan!
-
Usianya 116 Tahun, Bangunan Kantor Pusat Kereta Api Terbesar Zaman Belanda Ada di Jawa Tengah: Luas Lahannya Capai 18.232 Meter Persegi!
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026