PURWOKERTO.SUARA.COM – Berkunjung ke Kota Semarang, tentu bangunan di Jalan Pemuda Nomor 160, Kelurahan Sekayu, Kecamatan Semarang Tengah berjarak 230 Meter dari Tugu Muda Semarang.
Di sana ada satu bangunan bersejarah yang sangat terkenal di Kota Semarang, Jawa Tengah, dan merupakan lambang penting dari masa kolonial Hindia Belanda yang berdiri di atas lahan seluas 18.232 Meter Persegi.
Dikutip dari Kanal YouTube JEJAK SIBORIK pada Minggu 03 September 2023, destinasi wisata ini bernama Lawang Sewu. Di bahasa Jawa "Lawang Sewu" sendiri berarti "Seribu Pintu".
Ini merujuk pada jumlah pintu dan jendela yang sangat banyak di gedung ini. Lawang Sewu awalnya dibangun sebagai kantor pusat Nederlandsch-Indische Spoorweg Maatschappij (NIS) yang merupakan Perusahaan Kereta Api Hindia Belanda.
Pembangunannya dimulai pada tahun 1904 dan selesai pada tahun 1907. Bangunan ini didesain oleh arsitek arsitek berkebangsaan Belanda dengan arsitektur yang membawa gaya Eropa.
Salah satu hal yang paling mencolok dari Lawang Sewu adalah arsitekturnya yang unik. Gedung ini memiliki bentuk menyerupai huruf "L" dengan jumlah pintu dan jendela yang sangat banyak.
Keberadaan jendela yang besar memungkinkan sirkulasi udara yang baik di dalam gedung ini. Gaya arsitektur ini sangat khas dari era kolonial.
Selama masa pendudukan Jepang selama Perang Dunia II, Lawang Sewu digunakan sebagai markas tentara Jepang. Kemudian, selama masa revolusi kemerdekaan Indonesia, gedung ini menjadi saksi peristiwa bersejarah dalam perjuangan untuk kemerdekaan.
Setelah Indonesia merdeka, Lawang Sewu diambil alih oleh pemerintah Indonesia dan pernah digunakan sebagai kantor pemerintahan. Hari ini, Lawang Sewu telah menjadi salah satu destinasi wisata yang populer di Kota Semarang.
Baca Juga: Berjarak 15 Km dari Alun-alun Wonosobo, Wisata Ini Tawarkan Keindahan Hamparan Kebun Teh
Pengunjung dapat menjelajahi bangunan ini, melihat arsitektur yang indah, dan belajar tentang sejarahnya yang kaya. Terdapat pula banyak mitos dan cerita mistis seputar gedung ini yang menambah daya tariknya.
Pemerintah dan berbagai pihak telah melakukan upaya pelestarian untuk menjaga keaslian Lawang Sewu. Gedung ini telah mengalami restorasi dan pemeliharaan untuk memastikan bahwa warisan bersejarah ini dapat tetap dinikmati oleh generasi mendatang.
Bagi mereka yang tertarik untuk mengunjungi Lawang Sewu, lokasinya sangat mudah diakses di pusat Kota Semarang. Pengunjung dapat menjelajahi gedung ini dan mengeksplorasi jejak sejarah yang tersembunyi di dalamnya.
Lawang Sewu bukan hanya ikon arsitektur yang indah, tetapi juga merupakan bagian penting dari sejarah Indonesia. Tempat ini memberikan wawasan yang berharga tentang masa lalu kolonial Hindia Belanda dan perjuangan untuk meraih kemerdekaan.***
Berita Terkait
-
Hanya 900 Meter dari Alun-alun Indramayu, Bangunan Bersejarah di Masa Kolonial Ini Kondisinya Terbengkalai: Pernah jadi Gedung Pengadilan!
-
Sekitar 43,3 Km dari Pusat Kota Semarang, Destinasi Wisata Alam Perbukitan Terindah di Jateng Ini Cocok untuk Libur Akhir Pekan: Pernah Coba?
-
Hanya 3,7 Km dari Kota Lama Semarang, Pusat Perbelanjaan Ini Selalu Ramai Pembeli dengan Tawaran Diskon yang Tinggi: Ibu-ibu Rela Antri datang Kesini!
-
Hanya 47,2 Km dari Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang, Destinasi Wisata Kuliner di Kaki Gunung Ungaran Ini Tawarkan Pengalaman Beda: Ternyata..
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Deliana Siahaan Meninggal, Karakternya di Dunia Akting Selalu Membekas di Hati Penonton
-
Jelang Idul Adha, Emas Antam Turun Harga Jadi Rp 2,79 Juta/Gram
-
Riset ITB Ungkap Dampak Konektivitas Digital ke Pertumbuhan Ekonomi dan UMKM
-
Era Baru Industri Penerbangan Indonesia, Teknologi Cloud dan AI Dipakai Kelola Operasional
-
GMS Pusat Sesalkan Pembubaran Paksa Ibadah di Bantul, Jemaat Anak-anak Ikut Terdampak
-
5 Amalan di Hari Arafah 9 Dzulhijjah Selain Puasa yang Mendatangkan Pahala Besar
-
Harga Emas Naik Tajam Pagi Ini! Cek Harga Terbaru Antam, UBS, dan Galeri24
-
Honor WIN Turbo Resmi Tebar Ancaman, Baterai 10.000mAh Bisa Main Game 14 Jam Nonstop
-
Wamensos Agus Jabo Dorong Pringsewu Cari Lahan Sekolah Rakyat
-
Aset Emas Dijual Massal, Harganya Terancam Turun?