PURWOKERTO.SUARA.COM, PURBALINGGA- Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi pulang dari perjalanan ibadah umrah.
Perjalanan umrah melalui Bandara Jenderal Besar Soedirman (JBS) di klaimnya lebih efisien, baik tenaga dan waktu dengan perjalanan yang menjadi lebih singkat.
"Alhamdulillah saya sebagai Bupati merasakan sendiri perjalanan ibadah umrah dari Bandara Jenderal Besar Soedirman yang ternyata luar biasa cepat," kata Bupati Tiwi
Bupati mengklaim pelayanan yang diberikan dalam perjalanan umrah ini memuaskan.
Hari pertama berangkat dari JBS dan landing di Bandara Halim Perdanakusuma. Di situ sudah disiapkan shuttle bus yang akan mengantarkan ke Bandara Sukarno - Hatta, Cengkareng.
Sesampainya di Bandara Sukarno - Hatta langsung mendapatkan fasilitas Lounge yang nyaman di Umrah Service Centre untuk menunggu jadwal keberangkatan ke Jeddah.
Sembari menunggu jadwal keberangkatan, jemaah juga mendapatkan pemantapan manasik.
"Di hari itu juga di hari yang sama, kita terbang menuju Jeddah lalu ke Mekkah dan langsung bisa melaksanakan ibadah umrah," ungkap Bupati Tiwi yang umrah bersama suami.
Bupati menyarankan masyarakat Purbalingga dan Banyumas Raya pada umumnya untuk melaksanakan ibadah umrah via Bandara JBS.
Perjalanan lebih singkat dibandingkan dengan perjalanan darat yang selama ini biasa dilaksanakan.
"Tentunya save waktu, save tenaga," katanya.
Salah satu peserta umrah via Bandara JBS, Sri Lestari Ningrum dari Bukateja menyatakan seluruh rangkaian perjalanan bisa terlayani dengan baik.
"Termasuk kepada suami saya yang posisinya menggunakan kursi roda," imbuhnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Kirab Bendera Pusaka di Monas Jadi Magnet Warga, Ada yang Datang Sejak Pagi
-
Tak Hanya Pelajar, ASN DKI Jakarta Juga Diperbolehkan WFH Besok
-
Bikin Merinding! No Na Nyanyikan Tanah Airku Rayakan HUT RI, Diminta Dibawakan Saat FIFA ASEAN Cup
-
HUT RI ke-81, PTBA Perkuat Komitmen Hadirkan Energi, Masyarakat Berdaya, Lingkungan Terjaga
-
3 Mandat Baru dari Prabowo untuk OJK di Momen 17 Agustus, Apa Saja?
-
Harmoni Dalam Persatuan: Semangat NHM Membangun Gosowong Maju di Hari Kemerdekaan
-
PNM Peduli Bergerak Cepat Bantu Korban Gempa di Nusa Tenggara Timur
-
Dedi Mulyadi Soroti Sampah Mengendap 32 Tahun di Saluran Air Kota Bandung
-
Pelabuhan Maumere Tetap Layani Kapal Ro-Ro dan Penumpang
-
Semarak Kemerdekaan Tak Lagi Ramai di Lapak Pedagang, Penjualan Anjlok hingga 75 Persen