/
Kamis, 07 September 2023 | 10:03 WIB
Kepala Dindikpora banjarnegara berikan sambutan dan arahan dalam Bintek perencanaan berbasis data (doc. subiarto)

PURWOKERTO.SUARA.COM – Kepala kekolah memiliki peran penting dalam transformasi pendidikan, mereka bertanggung jawab memastikan semua aspek di sekolah berjalan dengan baik dan patuh dengan kebijakan pendidikan yang telah ditentukan.

Hal tersebut dikemukakan oleh kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Dindikpora) Kabupaten Banjarnegara Teguh Handoko pada pembukaan kegiatan Bimtek perencanaan berbasis data pada 6 September 2023 di Surya Yudha Park.

“Meningkatkan kompetensi perencanaan bagi pengawas, kepala sekolah dan guru adalah sebuah keniscayaan untuk menyusun perencanaan berbasis data dari rapor pendidikan,” ujarnya.

Lebih jauh Teguh menjelaskan, Bimtek perencanaan berbasis data diharapkan dapat  membekali para pengawas, kepala sekolah dan guru dalam melaksanakan melaksanakan perencanaan berdasarkan raport pendidikan.  

“Perencanaan Berbasis Data (PBD) juga disesuaikan dengan kebutuhan satuan pendidikan atau dinas berdasarkan identifikasi masalah yang berasal dari data pada rapor pendidikan,” pungkasnya.

Sementara itu, panitia Kegiatan Yoga Setia menjelaskan Bimtek PBD diikuti 100 peserta terdiri dari Pengawas SD, kepala SD, guru penggerak, bendahara BOS dan operator dapodik perwakilan tiap kecamatan yang ada di kabupaten Banjarnegara. 

“Tujuannya yakni untuk memberikan perbaikan pembelanjaan anggaran serta pembenahan sistem pengelolaan satuan pendidikan yang efektif, akuntabel dan konkret,” ujarnya.

Pihaknya berharap, satuan pendidikan dapat menyusun  yang kemudian mendorong satuan pendidikan dan dinas pendidikan untuk melakukan pembenahan.

“Pembenahan dilakukan melalui penyusunan kegiatan peningkatan capaian berdasarkan hasil identifikasi dan refleksi terhadap capaian di Rapor Pendidikan dan kondisi lapangan,” lanjutnya.

Baca Juga: Krisis Air Bersih, Banjarnegara Tetapkan Siaga Darurat Kekeringan

Adapun langkah pembenahan, Yoga menjelaskan dapat melalui  3 langkah sederhana dalam proses Perencanaan Berbasis Data (PBD), yaitu Identifikasi, Refleksi, dan Benahi (IRB).

Sementara itu Rossiana Susiandari Pengawas SMP-salah satu tim fasilitator menjelaskan Bimtek  beranjak dari kebutuhan pemahaman yang lebih mendalam terkait perencanaan berbasis data.

“Beberapa penyusunan program yakni kegiatan sekolah dalam RKJM, RKT maupun RKAS berbasis hasil  analisa raport satuan pendidikan,” ujarnya.

Lebih lanjut piaknya menjelaskan, satuan pendidikan diharapkan benar-benar mampu mengembangkan sekolah sesuai perencanaan yang dilaksanakan berbasis data raport pendidikan sekolah masing-masing.**Alw

Load More