PURWOKERTO.SYARA.COM - Perkembanan anak usia dini periode golden age perlu perkembangan sangat cepat dalam proses perangkat fisik dan psikis yang fundamental.
Hal tersebut dikemukakan oleh Kepala Dindikpora Banjarnegara Teguh Handoko saat pembukaan Gebyar Pramuka Prasiaga Kecamatan Purwareja Klampok pada Kamis 14 September 2023 bertempat di SMAN 1 Purwareja Klampok.
"Kelompok Prasiaga merupakan solusi praktis bagi penguatan pendidikan karakter disatuan pendidikan usia dini," ujarnya.
Lebih jauh Teguh menjelaskan, pembentukan karakter sejak dini dapat dilakukan melalui pendekatan pendidikan Pramuka Prasiaga salah satunya yakni dengan mengenalkan nilai-nilai kebangsaan.
"Adapun materi lain dapat menyertai seperti ketaqwaan kepada Tuhan YME, menjunjung tinggi kebinekaan, bertoleransi, hormat menghormati satu sama lain," lanjutnya.
Pihaknya menjelaskan, dengan beberapa materi serta pengenalan tersebut nantinya akan membimbing jalan anak-anak diusia emas untuk matang pada saatnya.
"Dan muaranya yakni kita berharap kepada mereka agar kelak dapat menjadi warga negara Indonesia yang tangguh dan berbakti pada nusa dan bangsa," pungkasnya.
Sementara itu Ketua Panitia kegiatan Wiwik mengatakan, Gebyar Pramuka Prasiaga Kecamatan Purwareja Klampok diikuti oleh ratusan peserta dari tingkat PAUD dan TK.
"Kami berharap lewat momentum ini dapat melahirkan Pramuka Prasiaga yang sehat, cerdas dan ceria sesuai tema yang kita usung," ujarnya.
Baca Juga: Sebanyak 51 Sekolah di Banjarnegara Ramaikan Jumbara PMR Madya 2023
Pihaknya menjelaskan, sedikitnya sebanyak lima wahana kegiatan digelar dalam Gebyar Pramuka Prasiaga Kecamatan Purwareja Klampok.
"Kelimanya yakni wahana kebudayaan dan wawasan kebangsaan, pengetahuan alam dan pelestarian alam, ekspresi diri, komunikasi dan kecakapan fisik serta masyarakat dan spiritual," pungkasnya.
Ditambahkan, kegiatan Gebyar Pramuka Prasiaga Kecamatan Purwareja Klampok dibuka dengan penerbangan ratusan balon warna warni yang melambangkan keceriaan anak-anak prasiaga.**Alw
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
Piala Presiden 2026: Gol Bunuh Diri Konyol Nodai Debut Shin Tae-yong
-
ICCS 2026: Dorong Konten Kreator Tak Hanya Berdiskusi, tapi Langsung Berkarya
-
Notarace 2026: Gaya Hidup Sehat Menjadi Momen Silaturahmi Ribuan Notaris
-
Rehabilitasi Mangrove Berkelanjutan, 21.060 Bibit Ditanam di Pesisir Jakarta
-
Pembalut Kain Makin Dilirik, WCC Palembang Kenalkan Cindo-Pads untuk Menstruasi Sehat
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Dari Parenting hingga Drone, Dua Kreator Ungkap Pesona Pesisir Jakarta
-
Merawat Nyala Wayang Palembang, Warisan Kesultanan yang Menjadi Ruang Belajar Generasi Muda
-
Promo Spesial BRI, Makan Enak di Ramen Girl Dapat Potongan Harga!
-
Usut Bentrokan Menteng, Polisi Dalami Peran 15 Orang yang Diamankan