PURWOKERTO.SUARA.COM – Program pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang ditangani oleh PGRI Banjarnegara mendapatkan respon yang luar biasa dari masyarakat.
Sekretaris Bisang Usaha dan Kerjasama Mahadi selaku penanggung jawab program mengatakan peran PGRI dalam membangun solidaritas para anggotanya tidak main-main terutama dalam pelaksaan program pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).
“Terbukti dari 12 titik pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang ditangani PGRI dengan dana dari Baznas senilai 240 juta, realisasinya justru menjadi 320 juta,” ujarnya.
Lebih jauh pihaknya menjelaskan, hal tersebut karena program pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) mendapat dukungan dan partisipasi serta sinergi dengan berbagai pihak.
"Ada Kades yang mau membantu, ada Koperasi Pegawai Negeri, dan juga serkiler sumbangan perseorangan dari guru tidak sedikit jumlahnya,” lanjutnya.
Pihaknya menuturkan, kondisi tersebut menunjukkan PGRI solid dan juga penuh solidaritas untuk kegiatan sosial dan ikut serta membantu pemerintah dalam upaya mengentaskan pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).
“Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu, semoga ini menjadikan spirit dan motivasi bersama untuk terus senantiasa membantu bagi saudara kita yang membutuhkan pertolongan,” pungkasnya.
Sementara itu, Kasi Pengembangan Dindikpora Banjarnegara Supriyadi saat peletakan batu pertama di Kecamatan Mandiraja mengatakan, kegiatan sosial yang digerakkan oleh dan dari guru ini patut mendapatkan apresiasi dan perlu dicontoh.
"Sumber dananya dari zakat 2,5 persen para guru yang diprioritaskan untuk pendidik dan tenaga kependidikan yang mendapatkan bantuan RTLH semua jenjang,” ujarnya.
Baca Juga: Menuju GW Jawa Tengah, SMAN 1 Karangkobar Banjarnegara Genjot Persiapan Fisik dan Mental Peserta
Lebih jauh pihaknya juga berharap program pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) tersebut dapat diperluas untuk masyarakat.
“Terima kasih untuk solidaritas teman-teman guru, semoga ini menjadikan manfaat yang tiada putus serta mempererat jalinan persaudaraan dalam ikatan PGRI Banjarnegara,” pungkasnya.
Senada dengan hal tersebut Camat Mandiraja Anang Sutanto mengapresiasi langkah dan peran PGRI Banjarnegara dalam upaya pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di wilayah kecamatan Mandiraja.
"Saya sangat senang kalau PGRI yang mengelola, tidak mungkin dananya dipotong atau disunat,” ujarnya.
Pihaknya menambahkan, realisasi anggaran RTLH yang bertambah dari pagu dana bantuan marupakan bukti nyata peran PGRI hadir dan ada untuk masyarakat.
“Yang sudah-sudah pasti dana 15 juta realisasinya tambah banyak karena kepedulian anggota PGRI sangat besar untuk kegiatan sosial," puji Anang.**Alw
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
BRI dan Inklusi Keuangan: BRILink Agen Hadir di 66.450 Desa Seluruh Penjuru Tanah Air
-
Lebih Rentan Meledak, Distribusi CNG Lebih Baik Lewat Jargas
-
Ajudan Pribadi Gubernur Kepri Terseret Isu Pengawalan Bos Judi Online
-
BRI Perkuat Inklusi Keuangan Lewat 1,18 Juta BRILink Agen
-
Pujian Juri The Icon Indonesia Dinilai Berlebihan, Titi DJ dan Ahmad Dhani Diserbu Kritikan
-
Pertamina Jajaki SLB sebagai Mitra Teknologi, Perkuat Ketahanan Energi Nasional
-
4 Rekomendasi Bedak Red-A Murah untuk Makeup Harian, Mulai Rp14 Ribuan
-
Harga MinyaKita Mahal, Pedagang: Mending Beli Minyak Goreng yang Lain!
-
Inklusi Keuangan BRI Kian Masif, Saldo CASA BRILink Agen Tembus Rp30 Triliun
-
Hanya Modal Gunting, Pemuda di Kalideres Gasak Honda Scoopy di Halaman Rumah