PURWOKERTO.SUARA.COM - Kekeringan dan krisis air bersih di Kabupaten Banjarnegara semakin meluas.
Berdasarkan data BPBD Banjarnegara, saat ini sedikitnya terdapat 11 kecamatan, 19 desa dan 5 kelurahan di Kabupaten Banjarnegara mengalami krisis air bersih dan terdampak kekeringan.
Dengan kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten Banjarnegara telah menetapkan status tanggap darurat kekeringan selama 60 hari terhitung sejak september hingga aktober mendatang.
Sementara itu, selain di wilayah pegunungan selatan Banjarnegara, krisis air bersih juga dirasakan warga di wilayah perkotaan hingga wilayah pegunungan utara yang notabenya merupakan wilayah basah.
Beberapa wilayah dipegunungan utara yang mengalami krisis air bersih diantaranya desa-desa di wilayah Kecamatan Kalibening, Karangkobar dan Pagentan.
Terbaru, warga di wilayah kecamatan Wanadadi juga mengeluhkan tentang kekurangan air bersih dan mulai merasakan terdampak kekeringan.
Sedikitnya 208 jiwa dan 70 KK di dusun dogleg RT 2 RW 2, desa Linggasari pada Selasa 19 September 2023 mendapatkan bantuan distribusi air bersih dari PMI Banjarnegara.
Sebanyak 5000 liter air bersih digelontorkan untuk masyarakat dalam wadah-wadah dan penampungan air yang tersedia di beberapa titik dan lokasi terdampak kekeringan.
Sejauh ini dalam satu harinya setiap hari, PMI Banjarnegara mendistribusikan hingga 5 tanki air bersih ditambah 1 unit armada bak terbuka yang mondar-mandir melayani masyarakat di beberapa wilayah terdampak kekeringan.
Baca Juga: Ricuh Suporter PSIS Versus Persis Berakhir Damai, Motor yang Dibakar Diganti Baru
Berdasarkan data dari Posko PMI Banjarnegara, distribusi air bersih telah dijadwalkan hingga dua bulan secara terpadu bersama BPBD Banjarnegara ke wilayah terdampak kekeringan dan krisis air bersih.
Dalam melaksanakan operasi penanganan kekeringan tersebut, beberapa donasi dan CSR juga diterima dalam rangka wujud sinergitas untuk melayani masyarakat diwilayah terdampak kekeringan.**Alw
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
WNA China Diduga Dilecehkan Saat Bikin Video di Lovina Bali
-
Bibit Durian Diturunkan di Pelabuhan Makassar Padahal Punya Izin, Ini Respons Badan Karantina
-
Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam
-
Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus
-
Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor
-
Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi
-
Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo
-
Resah, Puluhan Pimpinan Media Lokal dari 4 Provinsi Kumpul di Pekanbaru Bahas Ekosistem Media
-
Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu