/
Jum'at, 22 September 2023 | 21:49 WIB
Petugas Damkar dan Polisi dsri Polres Kebumen mengevakuasi puing rumah yang terbakar, Jumat 22 September 2023. (Foto: Polres Kebumen)

PURWOKERTO.SUARA.COM, KEBUMEN - Rumah warga ludes terbakar api, Jumat 22 September 2023. Penyebabnya, anak pemilik rumah bermain api di dalam rumah.

Kebakaran menimpa rumah milik Sukosod (43), warga Desa Kalirancang, Kecamatan Alian, Kebumen. Rumahnya ludes dilalap si jago merah saat anaknya bermain api di dalam rumah.

Kebakaran rumah korban terjadi pukul 14.00 WIB, sesaat anaknya bermain api membakar kertas dan kain di dalam rumah. 

Mengira api sudah dipadamkan, ia tinggalkan api sisa pembakaran. Namun yang terjadi justru api membesar tanpa sepengetahuan penghuni rumah, sehingga kebakaran hebat melahap bangunan rumah yang terbuat dari kayu.

"Beruntung tidak ada korban jiwa. Namun rumahnya mengalami kerusakan parah pada peristiwa itu," kata Kapolres Kebumen AKBP Burhanuddin melalui Kasihumas Polres AKP Heru Sanyoto. 

Kapolsek Alian, Iptu Awaludin mengungkapkan, api baru bisa dipadamkan setelah dua unit kendaraan pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi. 

Menurut Kapolsek Alian, api nyaris merambat ke rumah anak korban yang perisis di samping rumah korban. Namun akhirnya bisa dihentikan saat tim pemadam kebakaran yang dibantu oleh warga dan polsek turun ke lapangan. 

"Saat kami datang, api masih menyala. Hampir merambat ke bangunan di sampingnya," ujar Kapolsek. 

Dari peristiwa itu, lanjut Iptu Awaludin, korban ditaksir mengalami kerugian kurang lebih Rp 50 juta. Kerugian antara lain karena harta benda seperti 1 unit sepeda motor Yamaha Mio, 3 unit sepeda kayuh, 1 unit mesin jahit dan 1 unit mesin obras ikut terbakar dalam peristiwa nahas tersebut. 

Baca Juga: Berjarak 19 Km dari UIN Salatiga, Taman Wisata Ini Sajikan Kolam Renang Di Atas Pegunungan, Viewnya Indah

Saat ini untuk sementara, korban bersama keluarga harus mengungsi di rumah anaknya yang letaknya persis di samping rumah yang kebakaran. 

Setelah peristiwa tersebut, Polres Kebumen mengimbau kepada para orangtua untuk lebih mengawasi anaknya agar tidak bermain mainan yang membahayakan agar tidak terulang kejadian serupa.***

Load More