PURWOKERTO.SUARA.COM Bupati Kebumen Arif Sugiyanto mengatakan, pemerintah daerah tahun ini kembali membuka pendaftaran PPPK untuk 294 lowongan, terdiri dari 178 formasi untuk guru, dan 116 formasi untuk tenaga teknis di Pemerintah Kabupaten Kebumen.
"Kemarin kita sudah mengusulkan ke pemerintah pusat untuk yang guru 178 disetujui semua. Untuk tenaga teknis 130, tapi yang disetujui 116 formasi," ujar Bupati usai memberikan pembekalan dan orientasi terhadap 150 PPPK guru di hotel Candisari, Karanganyar, Rabu 20 September 2023.
Hanya saja untuk formasi guru, sudah dialokasikan bagi mereka yang pada penerimaan PPPK tahun lalu sudah masuk passing grade. Setidaknya ada 175 guru yang sudah masuk passing grade dan selanjutnya akan diangkat PPPK.
"Jadi seleksinya tinggal tenaga teknis 116 formasi, ditambah sisa kuota guru tiga, yang nanti diambil dari yang sudah masuk Dapodik. Untuk guru yang kemarin sudah masuk passing grade hanya diminta melengkapi berkas," ucapnya.
Bupati berharap, penerimaan PPPK baik guru maupun tenaga teknis setiap tahunnya akan selalu ada. Mengingat banyaknya PNS yang pensiun. Setiap bulannya sekitar 50-60 PNS pensiun.
"Seperti halnya tahun kemarin kita mengangkat 448, terus 1.905, sekarang 294. Insya Allah akan terus dibuka setiap tahunnya dengan mempertimbangkan keuangan daerah. Karena sebagai ASN, mereka harus digaji," ucapnya.
Pendaftaran PPPK dimulai pada Rabu 20 September 2023, bisa diakses melalui https://sscasn.bkn.go.id dan tidak ada pengiriman berkas fisik. Pelamar hanya dapat melamar pada satu jenis jabatan. Info lebih lanjut bisa membuka di https://kepegawaian.kebumenkab.go.id
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Bahlil: Batas Masa Jabatan Ketum Parpol Tak Perlu Diseragamkan
-
Tanggapi Santai Usulan KPK, Bahlil: Di Golkar Jangankan 2 Periode, Satu Periode Saja Sering Ganti
-
YLBHI Desak Presiden dan Panglima TNI Hentikan Peradilan Militer yang Dinilai Tidak Adil
-
Pemuda di Cikeusal Rudapaksa Siswi SD dan Paksa Korban Curi Emas Orang Tua Lewat Ancaman Video
-
5 Alasan Wajib Nonton Tradisi Seba Baduy: Ada Barongsai, Layar Tancap, Hingga Diplomat 10 Negara
-
Polri Tetapkan Syekh Ahmad Al Misry Tersangka Pelecehan Seksual 5 Santri Laki-laki
-
Suku Bunga Tinggi, Milenial-Gen Z Kini Lebih Percaya Medsos Ketimbang Brosur Properti
-
Jalur Menuju Situs Gunung Padang Kembali Normal Usai Tertimbun Longsor
-
Siapa yang Bermain? Polemik Kali Ciputat Jadi Ajang 'Saling Serang' Dewan vs Pengembang
-
UU PPRT Disahkan, Akademisi UGM Soroti Celah Sanksi dan Kesiapan Jaminan Sosial