PURWOKERTO.SUARA.COM, KEBUMEN- Pemkab Kebumen sedang melakukan penataan alun-alun. Dalam penataan itu, dibangun monumen dengan nama alun-alun Kebumen. Sontak hal itu menimbulkan pertanyaan. Sebab ada nama baru untuk alun-alun Kebumen.
Terkait hal ini, Bupati Kebumen Arif Sugianto menjelaskan, nama Alun-alun Pancasila didasarkan pada sejarah di mana pada masa kemerdekaan (1945), masyarakat Kebumen tumpah ruah di Alun-alun Kebumen untuk merayakan kemerdekaan.
Warga atau pejuang saat itu membakar mobil dan barang-barang milik Belanda.
Semangat inilah, tutur Bupati, yang kemudian dijadikan dasar pemberian nama Alun-alun Kebumen menjadi Alun-alun Pancasila, sekaligus pemberian nama Jalan Merdeka yang mengitari Alun-alun tersebut.
Nama-nama ini menurutnya, memberikan pesan sejarah tentang persatuan dan kesatuan.
"Kita ambil falsàfah dasar kita, yakni Pancasila dengan semangat persatuan dan kesatuan, dengan harapan apapun perbedaan yang ada di masyarakat, kita tetap bersatu untuk Kebumen dan Indonesia yang lebih baik," ucapnya.
Lebih lanjut, Bupati mengatakan, sampai saat ini Alun-alun Kebumen juga belum pernah diberi nama. Karena itu, pemberian nama Alun-alun Pancasila dianggap tepat dan sesuai dengan historis dan konteks masyarakat saat ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Karir Pekerja Terancam AI? Ini Kunci Agar Tetap Relevan di Masa Depan
-
Mengapa Pengetahuan Masyarakat Adat Penting untuk Mengatasi Krisis Iklim?
-
4 Posisi Cermin di Rumah yang Bisa Datangkan Keberuntungan Menurut Feng Shui
-
Ulasan Novel Halte Alam Baka, Pertemuan di Batas Dua Dunia yang Mengharukan
-
Turki Tersingkir di Piala Dunia 2026, Arda Guler: Sedih dan Malu
-
MAPPA Umumkan Tiga Adaptasi Anime Baru, dari Komedi Gelap hingga Romansa
-
Tips Agar Bedak Tahan Lama Tanpa Pakai Foundation, Ini Rahasia dari Makeup Artist
-
Generasi Muda Dinilai Punya Peran Strategis Dorong Kebijakan Udara Bersih: Bagaimana Caranya?
-
Kisah Klabu: Berawal dari Obrolan Dua Ibu, Kini Hidupkan Literasi di Taman Kota Jagakarsa
-
Pernah Kalah dari Timnas Indonesia, Herve Renard Incar Kemenangan Lawan Jepang di Piala Dunia 2026