PURWOKERTO.SUARA.COM - Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Kebumen terima penghargaan pusat unggulan Center of exelent bersama enam PMI Kabupaten/Kota lainnya di Indonesia.
Penghargaan diberikan langsung oleh Sasongko Tedjo, selaku Pengurus PMI pusat kepada Ketua PMI Kebumen Sabar Irianto saat gelaran JUMTEK 2023 di lapangan PAP Krakal, Alian beberapa waktu lalu.
Sasongko Tedjo mengatakan PMI penerima penghargaan menjadi rujukan daerah untuk menjadi model atau percontohan keunggulan pembinaan PMR dan SPAB (Satuan Pendidikan Aman Bencana).
“PMI Pusat telah menunjuk tujuh PMI untuk menjadi percontohan keunggulan PMR dan SPAB,” ujarnya.
Lebih jauh Sasongko menjelaskan, sebelum menerima penghargaan, PMI tersebut tentunya telah menjalani proses penilaian dan verifikasi terhadap kesiapan mereka menjadi pusat unggulan.
“Selamat kepada ke tujuh PMI penerima penghargaan, semoga menjadikan inspirasi dan terus berkarya serta memberikan manfaat untuk kemanusiaan,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua PMI Kebumen Sabar Irianto merasa sangat bersyukur atas kepercayaannya dan penghargaan yang diterima oleh PMI Kebumen.
”Ini luar biasa sekali kita masuk salah satu di tujuh PMI daerah yang ditunjuk oleh pusat sebagai pusat unggulan center of excelent atau percontohan pusat nasional,” ujarnya.
Pihaknya menjelaskan, penghargaan tersebut merupakan hasil dari kerja keras dan lelah yang terbayar dengan lunas sekaligus sebagai motivasi serta semangat untuk kedepan menjadi lebih baik.
Baca Juga: Puluhan Siswa SMAN 1 Sigaluh Banjarnegara Ngamuk, Ternyata Ini Penyebabnya
“Penghargaan ini untuk kita semua dan PMI Kebumen yang berharap kedepan terus bergerak lebih maju lagi,” lanjut Sabar.
Selain itu, pihaknya juga menyampaikan terima kasih kepada Bupati Kebumen beserta seluruh OPD, ASN, BUMN, BUMD serta seluruh mitra dan masyarakat yang terus mendukung derap langkah PMI dan bersinergi dalam karya kemanusiaan.
Sebagai tambahan, selain PMI Kebumen berikut tujuh PMI Kabupaten/kota yang menerima penghargaan serupa dari PMI Pusat yakni PMI Kota Cilegon (Banten), PMI Kabupaten Sleman (DIY), PMI Kota Malang (Jawa Timur), PMI Kota Jakarta Timur (DKI Jakarta), PMI Kota Sukabumi (Jawa Barat) dan PMI Kabupaten Buleleng (Bali).**Alw
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Bagaimana Cara Menonton Film Pesta Babi? Ini Syarat dan Prosedurnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
KAI Tutup 7 Titik Maut Perlintasan Liar di Jakarta, Ini Daftar Lokasinya
-
Segera Naik Sidang, KPK Limpahkan Perkara Bupati Pati Sudewo ke Tahap Penuntutan
-
'Jangan Kaget Bunda, HP Sudah Dibuang ke Laut', Pesan Terakhir Andi Angga Sebelum Ditangkap Israel
-
Harga Minyak Mentah Indonesia Melonjak ke 117,31 Dolar AS per Barel
-
Taeyong NCT Luapkan Insting, Ambisi, dan Kebebasan Artistik di Lagu WYLD
-
Tak Hanya Asus, Lenovo Juga Kenalkan Laptop Tipis Pesaing MacBook Neo
-
Menhan Sjafrie Sebut Manfaat Batalyon Teritorial Pembangunan: Tumpas Begal Hingga Jadi Imam Masjid
-
Apakah Hellyana Masih Bisa Menjabat sebagai Wagub Babel Usai Divonis Penjara?
-
Mengapa Rupiah Melemah Bikin Warga Desa Ikut Susah? Menepis Logika 'Orang Desa Tak Pakai Dolar'
-
Ratusan Amunisi Senjata Api Disita dari Bandar Narkoba di Riau