PURWOKERTO.SUARA.COM, PURBALINGGA - Usia muda semestinya hidup penuh gairah, semangat menyala, dan ambisi bertubi. Namun di Purbalingga, seorang pemuda justru kehilangan harapan hingga mengakhiri hidup, apakah dia mengalami tekanan quarter life crysis?
Usianya baru 25 tahun. Usia transisi dari remaja ke dewasa. Pada usia ini, terutama era media sosial, seseorang kerap dihinggapi perasaan tak seberuntung pemuda lain yang memamerkan citra sukses melalui unggahan media sosial.
Inilah yang banyak orang sebut sebagai quarter life crysis, sebuah situasi dimana seseorang merasa gagal, tertinggal, hingga akhirnya putus asa dan hilang harapan.
Barangkali ini yang dialami pemuda asal Kabupaten Purbalingga. Ia ditemukan meninggal dunia dalam kondisi gantung diri. Saat ditemukan pria tersebut tergantung di sebuah pohon belakang rumahnya, Senin (9/10/2023) siang.
Kapolsek Kejobong, Iptu Supriyanto mengungkapkan pria meninggal gantung diri diketahui berinisial ZA (25), warga Kecamatan Kejobong. Pria tersebut ditemukan tergantung di pohon Jengkol oleh sejumlah anak yang hendak memancing di sungai, sekira jam 13.00 WIB.
"Anak-anak yang hendak memancing menemukan pria tersebut dalam keadaan tergantung kemudian berteriak meminta tolong dan memberitahu warga," jelasnya.
Polisi dari Polsek Kejobong yang mendapat laporan kemudian mendatangi TKP. Selanjutnya memasang garis polisi dan bersama Inafis Polres Purbalingga melakukan pemeriksaan di TKP. Setelah dievakuasi, dilakukan pemeriksaan jenazah oleh dokter puskesmas.
“Hasil pemeriksaan dokter tidak ditemukan tanda kekerasan atau penganiayaan. Ditemukan ciri khas meninggal akibat gantung diri,” jelasnya.
Kapolsek menambahkan tidak diketahui secara pasti penyebab pria tersebut gantung diri. Pihak keluarga menduga ada permasalahan yang sedang dimiliki pria tersebut, hingga nekat gantung diri.
Baca Juga: Korupsi Gula Anak Usaha BUMN Tahun 2020-2021, Negara Rugi Rp571 Miliar
"Setelah dilakukan pemeriksaan, selanjutnya jenazah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Pihak keluarga menolak dilakukan autopsi," ucapnya.***
Berita Terkait
-
Dilantik Jadi Pramuka Garuda, Anggotanya Harus Beri Pengarung Positif
-
Aplikasi Siap Manjat, Maksimalkan Pelayanan dan Ketebukaan Desa Kedungjati
-
Tingkatkan Sinergitas Pemda dan Pemerintah Desa, Karang Taruna Purbalingga Gelar Kemah dan Baksos
-
Musyda Nasyiatul Aisyiyah Purbalingga, Bupati Berharap Derajat Perempuan Terangkat
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Api Melalap 10 Hektare Lahan di Dekat Tol Palindra, Manggala Agni Turun hingga Dini Hari
-
PTBA Gandeng Pertamina NRE Sulap Lahan Pascatambang Jadi PLTS, Percepat Transisi Energi Hijau
-
Mata Dunia Tertuju ke Iran, Pemakaman Ali Khamenei Dihadiri Perwakilan 30 Negara
-
Prambanan Jazz Festival 2026 Rayakan Sukacita Lewat Tema Celebrate The Joy
-
Bom Meledak di Jantung Damaskus, Korban Bergelimpangan di Lokasi
-
Pilot Tabrak Gedung Tertinggi Beijing Diduga Bunuh Diri, Tinggalkan Catatan Harian Mengejutkan
-
Kritik Pedas Toni Kroos: Skuad Jerman Kosong Kualitas, Tak Punya Pembeda di Piala Dunia
-
Sidang Korupsi Disperkimtan Palembang Bongkar Dugaan Potongan 51 Persen Dana Proyek
-
Baru Keluar dari Warkop, Anggota DPRD Sekadau Tewas usai Bertabrakan dengan Truk Tangki
-
Dugaan Aniaya Warga Rupat: Copot Ipda ES Belum Cukup, Anggota Lain Harus Ditahan