PURWOKERTO.SUARA.COM - Pendidikan karakter generasi muda harus dimulai sedini mungkin, karena pemuda merupakan cikal bakal penerus masa depan bangsa.
Hal tersebut dikemukakan Camat Karangkobar selaku Kambiran M. Santiaji saat membuka Gladian Pimpinan Regu pada 5 Oktober 2023 kemarin.
"Menuju generasi Indonesia emas, kita berharap dapat menyiapkan kader yang handal, profesional dan berkualitas," ujarnya.
Lebih jauh dia menjelaskan, Pramuka merupakan salah satu wadah yang tepat untuk menempa generasi muda menuju masa depan yang gemilang dan merajut impian.
"Gladian pimpinan regu ini menjadikan salah satu media yang tepat untuk memperkuat proses regenerasi pemimpin masa depan," lanjutnya.
Pihaknya juga berharap, peserta Gladian pimpinan regu dapat mengikuti kegiatan dengan sepenuh hati, menyerap ilmu serta mengimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.
Semenatara itu Ketua Kwarran Pramuka Karangkobar Arman Setiadi mengatakan, saat ini Kwarran Karangkobar serius untuk meningkatkan kualitas seluruh anggota Pramuka.
"Seluruh element dan golongan akan kita kuatkan demi tercapainya tujuan bersama secara terus menerus dan berkesinambungan," ujarnya.
Lebih jauh Arman menjelaskan, Gladian pemimpin regu yang digelar selama tiga hari pada 5-7 Oktober 2023 diharapkan menjadi peletak dasar dan semangat terus mencetak kader muda berkualitas.
Baca Juga: Gus Zaki Ajak Ratusan Siswa SMPN 1 Bawang Banjarnegara Bersholawat, Ini Pesan yang Disampaikan
"Setelah ini, kami masih akan terus menggali ide pembaruan dan inovasi guna peningkatan kualitas Pramuka di Karangkobar," lanjutnya.
Pihaknya berharap, sinergi dan kerja sama serta derap langkah terpadu antara Kwarran dan Gugus Depan terus seiring sejalan demi memajukan bendera Pramuka khususnya di wilayah kecamatan Karangkobar.
Ditambahkan, Gladian pemimpin regu dihelat di SMPN 2 Karangkobar dan diikuti oleh sedikitnya 60 peserta yang berasal dari Gugus Depan tingkat SMP/MTs di Kecamatan Karangkobar.
Terpisah, andalan cabang urusan bina muda Kwarcab Banjarnegara Syamyono mengatakan kecakapan pemimpin akan lebih cepat tumbuh dan berkembang seiring arahan anggota dewasa.
"Apabila orang dewasa selaku pembinanya aktif, kreatif dan tanpa lelah brekreasi maka akan berdampak yang luar biasa kepada peserta didik," ujarnya.
Pihaknya menegaskan, Kwarcab Banjarnegara selau siap mengakomodir permintaan dari Kwarran untuk turun langsung menggembleng generasi muda dengan berbagai metode.
"Dengan upaya ini, kita berharap pola pembinaan Pramuka di bumi dawet ayu akan terus membara dan berjalan berkesinambungan sesuai metode dan aturan yang telah ditetapkan," pungkasnya.**Alw
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Festival Kuliner hingga Digital Expo Siap Ramaikan BKB, LRT Palembang Cuma Rp43
-
5 Solar Panel Terbaik untuk Cadangan Daya Listrik di Rumah, Harga Mulai Rp18 Ribuan
-
Kesenjangan Literasi AI yang Diam-diam Menciptakan Kasta Baru di Kampus
-
Mulai Besok! Eks Karyawan Hotel Sultan Wajib Lapor ke Posko GBK Demi Kepastian Nasib
-
Chainsaw Man Rilis Teaser Anime Assassins Arc dan Umumkan Game Mobile Baru
-
Bukan Sekadar Lari, Ini Cara Unik Bali Promosikan Destinasi Wisata yang Belum Banyak Diketahui
-
Pelatih Spanyol Larang Bandingkan Lamine Yamal dengan Lionel Messi Demi Ini
-
Review The Death of Robin Hood: Saat Sang Legenda Menepi di Pulau Terpencil
-
Apakah Semua Orang Berhak Mendapat Kesempatan Kedua? Menakar Film DOSA
-
Guncangan Ekonomi Imbas Perang Belum Reda, BI Waspada Dampaknya Pada Masyarakat