PURWOKERTO.SUARA.COM Selain terkenal dengan sejarah dan budayanya, Cirebon juga dikenal dengan destinasi wisata yang menyajikan keindahan alam. Salah satu wisata alam yang menawarkan alam Cirebon bernama Wisata Kera Plangon.
Destinasi wisata ini terletak di Jalan Pangeran Cakrabuana, Kelurahan Sendang, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon. Wisata ini berjarak 15 Km Stasiun Cirebon.
Wisata Kera Plangon merupakan tempat tempat wisata unik yang menyuguhkan keindahan serta daya tarik tersendiri bagi pengunjung.
Sesuai namanya tempat ini menjadi lokasi tinggal banyak monyet. Selain itu, wisata ini juga menyimpan sejarah dan mitos yang berkembang di masyarakat.
Sejarah lokasi ini bermula dari kawasan Plangon yang merupakan hutan yang banyak monyet berkeliaran.
Di lokasi ini juga terdpaat makam kedua pangeran yang bernama Pangeran Panjunan dan Pangeran Kejaksan. Monyet-monyet ini berada di sekitar makan yang berjumlah 99 ekor dan tidak mengalami perubahan.
Dikisahkan, Pangeran Kejaksan memiliki hewan peliharaan monyet yang setia menemani sang majikan meski sudah meninggal. Hingga akhirnya jumlahnya banyak seperti sekarang ini.
Hingga berkembang mitos di masyarakat setempat, setiap tanggal 1 Muharram dan hari-hari tertentu, monyet-monyet ini tidak akan berkeliaran seperti biasanya.
Mereka dipercaya akan diam di atas pohon, meski dipancing dengan cara menaburkan kacang-kacangan atau makanan lainnya.
Keberadaan monyet ini menjadi daya tarik wisatawan yang berkunjung. Monyet ini juga akan menyambut pengunjung yang datang terutama yang membawa makanan khususnya kacang. Tak perlu khawatir, monyet di kawasan Wisata Kera Plangon cukup jinak.
Keberadaan dua makan di objek Wisata Kera Plangon ini pun dikeramatkan. Terdapat banyak cerita yang berkembang di masyarakat mengenai kedua pangeran. Hingga pada hari-hari tertentu selalu banyak pengunjung yang berziarah di dua makam.
Pengunjung yang hendak ke Situs Plangon, harus menaiki beberapa anak tangga yang tertata rapih dengan hiasan pepohonan rindang di berbagai sisinya serta sambutan dari monyet-monyet yang ada.
Tag
Berita Terkait
-
Hanya 900 Meter dari Pelabuhan Cirebon, Taman Ini Jadi Ikon Baru, Ada Replika Peninggalan Sejarah
-
Cuma 1,5 Km dari Stasiun Mojokerto, Destinasi Satu Ini jadi Pusat Perbelanjaan dan Hiburan di Jantung Kota: Coba Tebak ?
-
Hanya 11 Km dari Stasiun Cirebon, Tempat Ini Hadirkan Susasan Romantis, Banyak Tempat Makannya
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
Terkini
-
Plot Twist! Neymar Sudah Latihan Tapi Ditinggal Timnas Brasil Jelang Lawan Haiti
-
Tiket MotoGP Mandalika 2026 Resmi Dijual, Indonesia Sambut Ajang Balap Kelas Dunia Kelima Kalinya
-
Luke Vickery dan Mitchell Baker Jadi WNI, PSSI Tancap Gas Kejar Juara AFF 2026
-
Surga Pecinta Mainan Kreatif, Amazing Toy Show Jakarta 2026 Resmi Dibuka
-
Ratusan Mahasiswa Kalbar Gelar Aksi di Digulis, Bawa 16 Tuntutan untuk Pemerintah
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Temui Mahasiswa Demo di Pontianak, DPRD Kalbar: Koruptor Makan Gratis Layak Dihukum Mati
-
Harga Minyak Dunia Turun, Pemerintah Jelaskan Alasan Pertamax Belum Ikut Murah
-
Sony Sonjaya Ungkap Peran Nanik S Deyang Dalam Perkara Dugaan Korupsi MBG
-
Sony Sonjaya 'Bernyanyi', Dugaan Pengadaan CCTV Rp300 Miliar Muncul di Kasus MBG