Selanjutnya, ia juga sudah melakukan uji coba pertandingan beberapa waktu lalu ke Kerinci, Provinsi Jambi. Dari hasil itu, sudah bisa dinilai bagaimana kualitas pemain.
Menurutnya sekarang sudah dalam proses finalisasi menetapkan pemain. Ada sekitar 28 pemain nantinya untuk menghadapi Liga 2.
“Sekarang pemain masih dalam proses finalisasi, sebahagian pemain sudah ada yang diikat kontrak, target penetapan pemain akhir Mei ini, nanti diumumkan ke publik, jadi nanti di awal Juni kita fokus persiapan Liga 2 saja,” tuturnya.
Delfi sendiri merupakan pelatih kelahiran 11 Februari 1967 asal Payakumbuh. Ia mantan pemain sepak bola Indonesia, berkarir sejak tahun 80-an hingga 90-an.
Delfi yang berposisi sebagai penyerang merupakan salah satu legenda Semen Padang FC Era Galatama. Ia ikut menghantarkan Tim Kabau Sirah menjuarai Piala Galatama pada tahun 1992, setelah mengalahkan Arema di partai final.
Bersama Masykur Rauf, Nilmaizar dan lainnya, Delfi menjadi wakil Indonesia pada ajang Piala Winners Asia tahun 1993/1994.
Pengalaman sebagai pelatih yaitu pada ajang ISL U-21 tahun 2014. Tim Kabau Sirah Mudo mampu dibawanya merebut gelar Juara.
Bahkan, para pemainnya saat itu, kini terus berkiprah di pentas Nasional, seperti Leo Guntara, Mardiono, Arif Yanggi dan lainnya.
Delfi juga ikut membawa tim Senior SPFC menjadi runner up pada Piala Jendral Sudirman tahun 2016. Saat itu, ia dipercaya menjadi asisten pelatih Coach Nilmaizar.
Selain berkiprah menjadi pelatih SPFC, Delfiadri juga sempat menangani tim lain. Seperti PSP Padang dan Tim Porwil Sumbar. (Rahmadi)
Berita Terkait
-
Tak Perlu Branding Berlebihan, Kualitas Herdman Terbukti Lebih Baik Ketimbang Kluivert
-
Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis
-
Kode Keras, John Herdman Bakal Gandeng Mantan Anak Buah Patrick Kluivert?
-
Pelatih Belanda Ingatkan Pemain Jaga Makan saat Lebaran: Masakan Indonesia Banyak Gulanya
-
Rekam Jejak Mentereng Asisten Pelatih Baru Timnas Indonesia Simon Grayson
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
Pilihan
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
Terkini
-
Modus Dukun Pengganda Uang, Pria di Kemang Bogor Cetak Rp620 Juta Uang Palsu Pakai Printer
-
Identitas Terlacak! Polisi Segera Tangkap Pembunuh Pria yang Terkubur 3 Meter di Cikeas
-
Sambangi Korsel, Bahlil Hasilkan 3 Kerja Sama Strategis di Sektor Energi
-
Tak Asal Tanam, Petani Sawit Mulai 'Melek' Gunakan Metode Ilmiah
-
Desa Pajambon Kuningan Bersinar Lewat Program Desa BRILiaN BRI, Berhasil Majukan Ekonomi Lokal
-
Detik-detik Perampokan Bersenjata di Indomaret Sekayu: Karyawan Ditodong, Brankas Dipaksa Dibuka
-
Sumbang Rp 4,96 T, ITDC Beberkan Efek MotoGP ke Ekonomi RI
-
Pantauan Terkini: Rumah Ono Surono Sepi Usai Digeledah KPK, Hanya Ada Toyota Hardtop
-
9.401 Peserta BPJS PBI Tak Terlacak dan 3.934 Lainnya Telah Meninggal, Mensos Beri Penjelasan
-
BRI Lewat Program Desa BRILiaN Sukses Dorong Ekonomi Lokal Desa Pajambon Kuningan