RanahSuara.id - Sebentar lagi umat Islam di seluruh dunia akan merayakan Idul Adha 1443 Hijriyah. Di Indonesia, Hari Raya Idul Adha jatuh pada hari Sabtu (9/6/2022).
Selain salat ied dan potong hewan kurban, di sejumlah daerah Indonesia punya tradisi-tradisi unik saat momen Idul Adha.
Tradisi-tradisi berbeda di masing-masing daerah ini membuat perayaan Idul Adha di Tanah Air menjadi lebih seru.
Berikut ini 5 daerah di Indonesia yang punya tradisi unik saat menyambut Idul Adha dikutip dari Hops.ID pada Selasa (28/6/2022).
1. Gamelan Sekaten - Cirebon
Tradisi yang punya nilai seni tinggi ini dihelat oleh Keraton Kasepuhan Cirebon, Jawa Barat, bertajuk Gamelan Sekaten Masjid Agung Sang Cipta Rasa.
Masjid yang bersejarah ini berada di lingkungan kompleks Keraton Kasepuhan Cirebon.
Ssuasana Idul Adha di lingkungan ini bikin teduh, karena alunan musik tradisional yang menghanyutkan dari Gamelan Sekaten tersebut.
2. Grebeg Gunungan - Yogyakarta
Baca Juga: Niat Pesan Ojek Online, Penumpang ini Shock Dapat Pengemudi Beda Pulau
Tradisi khas Keraton Yogyakarta ini juga seru banget dan sudah dikenal luas di seantero negeri.
Grebeg Gunungan biasa juga dihelat menjelang hari Raya Idul Adha. Tujuannya, biar bisa membawa keberkahan buat kehidupan bersama.
Tradisi ini melibatkan langsung masyarakat mengarak gunungan tersebut. Pasti sudah banyak yang tahu kan isi gunungannya, macam-macam hasil bumi yang ditata sebegitu rupa, mirip gunung sebanyak tiga buah.
Arakan itu tentu banyak mengundang perhatian masyarakat dong. Logis, kalau enggak sedikit masyarakat yang lalu ikut nimbrung dalam tradisi tersebut.
Warga pun tumpah-ruah sepanjang jalan dari halaman Keraton sampai Masjid Gede Kauman. Apalagi saat gunungan itu diserahkan warga dan diperebutkan, makin heboh lagi.
3. Apitan - Semarang
Mirip dengan Grebeg Gunungan, masyarakat Semarang, Jawa Tengah juga punya tradisi Apitan namanya.
Tradisi ini juga biasa dihelat menjelang hari Raya Idul Adha, tujuannya mewujudkan rasa syukur kepada Tuhan atas rezeki yang diberikan berupa hasil bumi.
Praktiknya, diawali baca doa bersama, lalu dilanjut mengarak macam-macam hasil panen ke seluruh penjuru kota.
Seusai arak-arakan, mereka pun menyantap nasi tumpeng juga hasil panen bareng-bareng.
4. Manten Sapi - Pasuruan
Lain lagi dengan tradisi menyambut Idul Adha di Pasuruan, Jawa Timur. Masyarakat di kota ini punya tradisi yang unik juga yang mereka beri nama "manten sapi".
Dalam manten sapi, semua hewan yang bakal dijadikan kurban dirias secantik mungkin seperti layaknya pengantin.
Semua hewan tersebut diberi aksesori yang mentereng, warna-warni: ada kalung bunga tujuh rupa.
Kemudian, dibalut pula dengan kafan, sorban, sajadah. Setelah itu hewan kurban tersebut diarak keliling kota.
5. Mepe kasur - Banyuwangi
Tradisi ini bisa dibilang unik banget, menjemur kasur secara massal dan serentak buat menyambut Idul Adha.
Coba aja lihat bagaimana kasur-kasur yang dijemur tersebut berjajar di sepanjang jalan Desa Wisata Kemiren, Banyuwangi, Jawa Timur. Unik kan?
Mepe Kasur, buat masyarakat setempat, tentu bukan tanpa makna dong.
Selain sebagai penolak bala dan menjauhkan diri dari hal-hal buruk, tradisi unik ini juga menjadi pengingat buat masyarakat soal kebersihan kasur.
Bahwa kasur itu harus selalu bersih, bebas dari segala macam kotoran, juga penyakit.
Demikian tradisi-tradisi unik sejumlah daerah di Indonesia dalam menyambul Idul Adha.
Berita Terkait
-
Kementan Sebut Kebutuhan Hewan Kurban Saat Idul Adha 1,81 Juta Ekor, Aman dari Penyakit Mulut dan Kuku?
-
Bolehkah Makan Sebelum Sholat Idul Adha? Jangan Keliru, Ini Penjelasannya
-
Ragam Menu Idul Adha Serba Domba atau Kambing, Ini Rekomendasi yang Bisa Dicoba
-
Puasa Idul Adha 2022: Kapan Dilaksanakan, Niat Dan Keutamaan Puasa Arafah
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Operasi SAR Dukono Ditutup! 3 Pendaki Termasuk 2 WNA Ditemukan Tewas Tertimbun Pasir Vulkanik
-
Cerita Purbaya Ditekan Investor Asing Gegara Ragukan Kondisi Ekonomi RI
-
Bus ALS Maut di Muratara Tetap Angkut Penumpang Meski Izin Mati Sejak 2020
-
Lagu K-Pop Full Bahasa Inggris: Strategi Bisnis atau Tanda Berakhirnya Era Lokal?
-
Timnas Indonesia vs Jepang, Ujian Kelayakan Lolos Piala Dunia 2030
-
Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
-
Bagikan Dividen Rp3,5 Triliun, Ini Daftar Jajaran Direksi Indosat Yang Baru
-
Debut Jadi Eksekutif Produser, Irish Bella Pusing Urus Budget Film Horor Dosa
-
Ketua DPRD Kepri Asyik Kendarai Moge Tanpa Helm, Auto Kena Sentil Warganet
-
Diproyeksi Masih Tertekan, Intip Ramalan Pergerakan IHSG Pekan Depan