RanahSuara.id - Fenomena Citayam Fashion Week yang akhir-akhir ini viral di media sosial, mampu menyedot perhatian masyarakat Indonesia.
Fenomena ini membuat sejumlah daerah lainnya di Indonesia terinspirasi untuk menggelar event yang sama.
Dikutip dari Suara.com pada Kamis (28/7/2022), daerah-daerah di Indonesia yang ikut tren Citayam Fashion Week di antaranya Malang dengan Kayutangan Street Style yang berlokasi di Kayutangan Heritage Jalan Basuki Rahmat.
Kemudian, di Bandung ada Braga Fashion Week karena berada di pertigaan Jalan Braga dan Asia Afrika. Di Yogyakarta ada namanya Malioboro Fashion Week.
Selanjutnya, di anak muda di Surabaya memamerkan busana putih dan denim berlenggak-lenggok di zebra cross tepatnya di Tunjungan Surabaya.
Seterusnya, trend Citayam Fashion Week menjadi tren juga di Semarang. Di sebuah video di Instagram, terlihat wanita memperagakan diri di depan tulisan simpang lima.
Selain kelima daerah itu, ternyata di Sumatra Barat (Sumbar) ada juga trend Citayam Fashion Week. Tepatnya trend ini dilakukan di Kota Bukittinggi dengan nama Jam Gadang Fashion Week.
Video Jam Gadang Fashion Week ini pun sudah diunggah berbagai akun TikTok. Seperti akun @humassumbar dan @pagaruyung_kingdom.
Di akun @pagaruyung_kingdom, salah satu videonya soal Jam Gadang Fashion Week ini sudah ditonton hingga 131,3 ribu kali.
Dalam video tersebut terlihat, Jam Gadang Fashion Week menampilkan para pemuda dan pemudi yang berjalan di zebra crosss dekat Jam Gadang dengan mengenakan pakaian adat Minang.
Video ini pun mendapat beragam komentar dari warganet. Di antara warganet itu ada yang setuju dengan keberadaan Jam Gadang Fashion Week tersebut.
"fasion adat dan budaya lokal baru kereeeenn,, i love bukik," tulis @suaxxx.
"ini yg harus d contoh anak muda, promosikan baju adat daerah," ujar @Momxxx.
"waaaaah keren sekali klw pakai pakaian adat dan saya bangga sekali..trimakasih dunsanak nan dikampuang," tutur @ayu.
Meski banyak yang mendukung Jam Gadang Fashion Week ini, namun ada juga warganet yang mengharapkan agar event itu jangan digelar di jalan raya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
5 Mobil yang Nggak Bikin Orang Tua Tekor: Irit, Pajak Murah, Pas untuk Anak Muda dan Mahasiswa
-
Bahaya Sepatu Kekecilan bagi Kesehatan Kaki dan Tips Memilih Ukuran Tepat
-
Ini Dia Alasan Kenapa HJB Ke-544 Bogor Digelar di Desa Malasari
-
Ini Mahkotamu King! Pesepak Bola dan Selebriti Irlandia Desak Boikot Israel
-
Ukuran Tabung CNG 3 Kg Diprediksi Lebih Besar dan Berat dari LPG 12 Kg
-
BRILink Agen Tembus 1,18 Juta per Maret 2026, Jangkau Lebih dari 80% Desa di Indonesia
-
Wajah Baru Jakarta Menuju 5 Abad: Koridor Rasuna Said Jadi Pusat Diplomasi dan Budaya
-
Matthias Sindelar: Mozart Sepak Bola Austria yang Pernah Guncang Piala Dunia
-
Legenda Manchester United: Arsenal Tak Layak Main di Final Liga Champions
-
Wamen PANRB Tegaskan Era Digital Butuh Pemimpin Visioner, Bukan Sekadar Manajer