Matamata.com - Usai pulang dari umrah, pedangdut Lesti Kejora akhirnya membuat keputusan mencabut laporan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dilakukan oleh suaminya, Rizky Billar.
Keputusan Lesti Kejora tersebut membuat sejumlah warganet dan fans yang mengikuti perkembangan kasus KDRT ini kecewa dengan hal tersebut. Apalagi polisi sudah menetapkan Rizky Billar sebagai tersangka dan ditahan.
Lesti Kejora pun menyikapi dengan bijak terkait kekecewaan dari fans dan warganet atas keputusannya mencabut laporan KDRT Rizky Billar.
Menurut penyanyi asal Cianjur, Jawa Barat tersebut, merasa kecewa merupakan hak setiap orang. Oleh karena itu, ia seolah tak masalah kalau sejumlah fans dan warganet kecewa dengan keputusannya mencabut laporan KDRT.
"Itu kan hak setiap orang masing-masing," ucap Lesti Kejora dikutip dari matamata.com pada Jumat (14/10/2022)
Lesti Kejora kemudian berpendapat bahwa dirinya juga punya andil di balik sikap emosional Rizky Billar yang memicu aksi kekerasan.
Oleh karenanya, Lesti Kejora memilih memberikan kesempatan bagi Rizky Billar memperbaiki kesalahan sekaligus belajar bersama-sama untuk jadi pribadi yang lebih baik.
"Insya Allah ini jadi pelajaran untuk keluarga saya," beber Lesti Kejora.
Ia memiliki harapan besar untuk Rizky Billar agar benar-benar belajar dari permasalahan saat ini dan tidak mengulang tindakan serupa.
"Mudah-mudahan hal seperti ini nggak perlu terjadi lagi," kata Lesti Kejora.
Diketahui sebelum, rumah tangga pasangan ini menjadi sorotan publik usai Lesti Kejota melaporkan kasus KDRT yang dilakukan Rizky Billar ke Polres Metro Jakarta Selatan pada 28 September 2022.
Rizky Billar sendiri ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Polres Metro Jakarta Selatan usai memberikan keterangan ke penyidik sebagai saksi terlapor pada 12 Oktober 2022.
Kemudian, aktor itu resmi ditahan pada 13 Oktober 2022 dengan tujuan agar yang bersangkutan tidak mengulang aksi KDRT lagi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Gara-gara Beda Baju, 2 Pemuda di Surabaya Dikeroyok Kelompok Perguruan Silat
-
Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
-
Polda Jabar Libatkan Ahli Kejiwaan untuk Dalami Kondisi Psikologis Taufik Hidayat
-
Meta Glasses Resmi Meluncur, Harga Mulai Rp5 Jutaan, Siap Tantang Pasar Kacamata AI
-
Adam Ma'rifat: Mabuk Ketuhanan dalam Labirin Imajinasi Danarto
-
MSCI Tunda Keputusan, Ini Sinyal Bahaya yang Harus Diwaspadai IHSG
-
Realita Pahit Dunia Kerja: Antrean 2 Km di Malaysia dan Bayang-Bayang PHK di Indonesia
-
AI Agents Diprediksi Bernilai 450 Miliar Dolar AS, Drife Perkuat Adopsi Agentic Automation
-
WSKT Siap Garap Tol Yogyakarta-Bawen Senilai Rp2,1 T, Pangkas Waktu Tempuh Jadi 1 Jam
-
Pelaku Logistik Kompak Dukung Konsolidasi, Targetkan Ongkos Distribusi Lebih Murah