Ranah.co.id - Penyelidikan kepolisian untuk mengetahui penyebab kematian satu keluarga di Kalideres, Jakarta Barat, hampir memasuki tiga minggu . Muncul temuan baru yang mengacu adanya aktivitas ritual tertentu oleh salah satu korban.
Kendati demikian, kepolisian masih terus melakukan penyelidikan, serta melibatkan para ahli dalam mengungkap tabir misteri kematian satu keluarga itu.
Dugaan adanya ritual oleh salah satu korban tersebut terungkap berdasarkan keterangan sejumlah saksi, dan temuan bukti-bukti di lokasi kejadian.
"Bahwa ada kecenderungan salah satu keluarga yang dominan, yang mengarah kepada almarhum Budiyanto, bahwa yang bersangkutan memiliki sikap positif terhadap aktivitas ritual tertentu," ungkap Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Hengki Haryadi, dikutip dari suara.com, Rabu (30/11/2022).
Lebih lanjut Hengki mengatakan, adanya kepercayaan dan ritual yang dilakukan keluarga di Kalideres itu sebagai upaya untuk mengatasi masalah dan membuat kondisi menjadi lebih baik.
Namun, Hengki tidak membeberkan ritual apa yang sebenarnya dilakukan oleh Budiyanto.
Selain temuan adanya aktivitas ritual, penyidik juga menemukan buku lintas agama, mantra, hingga kemenyan di kediaman korban yang bertempat di Perumahan Citra Garden, Kalideres, Jakarta Barat.
Menindaklanjuti hal ini, Hengki akan melibatkan pakar Sosiologi guna mendalami lebih lanjut temuan-temuan tersebut.
"Kami akan mengundang ahli sosiologi agama, untuk melakukan analisa lebih lanjut terhadap tulisan yang ada di dalam buku, serta hubungannya dengan temuan jejak benda-benda di TKP," ujar Hengki.
Baca Juga: Ayahnya Meninggal, Ben Kasyafani Tampak Tegar Temui Pelayat
Temuan buku mantra hingga kemenyan ini, lantas menambah daftar panjang bukti dari kasus kematian misterius satu keluarga di Kalideres.
Adapun keempat korban yang ditemukan meninggal di Kalideres itu, yaitu Rudiyanto (71), Reny Margaretha (68), Dian (42), dan Budiyanto (69).
Setelah sebelumnya terkuak fakta bahwa salah satu korban, Reny Margaretha, diketahui telah meninggal dunia sejak bulan Mei 2022 lalu. Sementara sang anak, Dian, diduga menjadi orang terakhir yang meninggal dunia dalam kasus tersebut. (Syifa Aisyah Putri/Mg3)
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
CSI Banting Harga Chery E5, Turun Sampai Rp 40 Juta
-
Abdul Wahid Terjerat Dugaan Korupsi, UAS: Aku Akan Tetap Membelamu
-
Executive Talk | Hoaks Kesehatan dan AI, Ini Pandangan RS Pelni
-
Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli
-
3 Lampu Emergency Terbaik dan Tahana Lama Sampai 20 Jam, Solusi Listrik Mati dalam Rumah Tangga
-
Piala Dunia 2026: Blunder Popovic Bikin Australia Harus Bertarung Keras Hingga Laga Pamungkas
-
Misteri Proses Naturalisasi Striker VVV-Venlo ke Timnas Indonesia Akhirnya Terjawab
-
KPK Dalami Asal-Usul Aset Silmy Karim yang Disita dalam Kasus Izin Tinggal WNA
-
Samsung Konfirmasi Exynos 2700, Siap Jadi Otak Galaxy S27 dan Tantang Snapdragon Generasi Terbaru
-
Miris! Anak di Way Kanan Dicabuli Selama Enam Tahun