Ranah.co.id – Youtuber Ria Ricis kerap menyematkan panggilan ‘mbak’ untuk anak pertamanya, Baby Moana. Hingga suatu hari, ada warganet yang protes dengan panggilan tersebut.
Pada salah satu video dalam kanal Youtube RICIS TV yang diunggah pada Rabu (30/11/2022), Ria Ricis tengah membacakan komentar-komentar seputar dirinya dan keluarganya.
Terdapat satu komentar tentang Baby Moana. Netizen tersebut tidak terima Ria Ricis memanggil anak pertamanya itu dengan panggilan ‘Mbak Moana’. Dia berpendapat kalau sebutan ‘mbak’ itu terkesan seperti anak asisten rumah tangga (ART).
"Moana jangan dipanggil mbak dong, kesannya baby anak ART. Panggil kakak aja biar nggak sama dengan mbak pengasuh. Lagian Moana bukan asli orang Jawa kok," kata Ria Ricis membacakan komentar netizen dikutip dari matamata.com pada Jumat (2/12/2022).
Tak terima dengan komentar warganet tersebut, Ria Ricis langsung mengungkapkan alasannya menyematkaan panggilan ‘mbak’ untuk Baby Moana. Keputusan untuk memanggil anaknya seperti itu adalah karena ayahnya.
Dia menyebut, saat masih hidup ayahnya suka memanggil cucu-cucunya dengan panggilan ‘mbak’. Bahkan Ria Ricis pun juga dipanggil ‘mbak’ oleh almarhum.
Hal inilah yang membuat Ria Ricis memberikan panggilan sayang ‘Mbak Moana’ kepada anaknya. Dia mengaku ingin mewakilkan sang ayah yang tidak dapat secara langsung memanggil bahkan bertemu dengan cucunya.
"Aku tuh berandai-andai kalau papaku nggak bisa manggil Moana dengan sebutan Mbak, bisa diwakilkan sama aku gitu lo. Sama kayak papa manggil cucu-cucu yang lain dan juga manggil aku," jelas Ricis.
Menurut Ricis, setiap orang tua mempunyai hak untuk bebas punya panggilan kesayangan untuk anaknya, termasuk dirinya sendiri.
Baca Juga: Jokowi Mau Pemilu 2024 Ramai Adu Gagasan, Bukan Politik Adu Domba
Cuplikan video Ria Ricis tentang panggilan kesayangan Baby Moana itu, diunggah ulang oleh akun gosip @rumpi_gosip pada Kamis (1/12/2022) lalu. Sontak unggahan tersebut beramai-ramai dikomentari oleh netizen yang membela Ria Ricis.
“Serba salah yaa .. gimana sudut pandang dan pola pikir si .. Mbak itukan Kaka ya kalo bahasa jawa ? Kenapa pikirannya lebih ke ART si ? Gada salahnya di panggil mbak,” kata @deenixxx
“Perubahan arti dari sebuah kata yang membagongkan. Padahal dijawa kalau mbak itu panggilan sopan, bahkan kepada saudara kandung perempuan yang lebih tua/ kepada seseorang yang belum dikenal tetapi terlihat sepantaran usianya. Kenapa kalau diperkotaan kata "mbak" bisa berubah makna,” tulis @ikasaxxx
“Lah salah nya dimana dah?? Kalo dia manggil Mas atau Aa Moana padahal anaknya Cewek yaa salah !!!! Netijen yg begini yang makin ke sini makin kesana,” ujar @nitaxxx. (Rara Mabrura Azzahra/Mg5)
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026