/
Kamis, 08 Desember 2022 | 13:05 WIB
Anies Baswedan saat berada di Padang. (Instagram @aniesbaswedan)

Ranah.co.id - Anies Baswedan memang tengah gencarnya melakukan safari atau kunjungan politik ke berbagai daerah di Indonesia.

Baru-baru ini, namanya ramai diperbincangkan karena menggunakan jet pribadi dalam agenda perjalanan tersebut.

Kendati demikian, pengamat menyebut keputusan Anies untuk menggunakan jet pribadi dalam kegiatan safari politik, seharusnya tidak perlu dipermasalahkan. Selama penggunaan itu tidak menyebabkan masalah dan melanggar aturan yang berlaku.

Hal tersebut diungkapkan oleh Direktur Lingkar Madani Indonesia (Lima Indonesia), Ray Rangkuti. Dirinya menilai hal tersebut wajar, sekaligus meminta publik untuk memahami bahwa pesawat pribadi tersebut disediakan oleh Partai Nasdem.

"Pertama, hal tersebut merupakan hak setiap partai untuk mendapatkan dukungan," ungkap Ray, dikutip dari Suara.com, Kamis (8/12/2022).

Ray mengungkapkan, bahwa safari politik yang dilakukan Anies merupakan salah satu cara partai dalam mengumpulkan dukungan untuk kandidatnya. Sehingga, penggunaan jet pribadi dalam kegiatan tersebut tidaklah masalah.

"Semuanya dapat dilakukan selama tidak bertentangan dengan aturan. Termasuk di dalamnya menggunakan segala dana, tenaga dan upaya," ujar Ray, dikutip dari Suara.com, Kamis (8/12/2022).

Isu tersebut juga ikut ditanggapi oleh Willy Aditya, selaku Ketua DPP Nasdem. Dirinya ikut membela keputusan penggunaan jet pribadi tersebut, sekaligus menyebutkan bahwa hal itu bagus karena Anies menggunakan sesuatu yang bersifat pribadi untuk kepentingan yang lebih besar.

"Bagus berarti jika yang digunakan adalah jet pribadi. Itu artinya, apa yang dimiliki secara pribadi didedikasikan bagi yang lebih umum," kata Willy.

Baca Juga: Head to Head Kroasia vs Brazil Babak Perempat Final Piala Dunia Qatar 2022

Willy mengungkapkan, bahwa safari politik Anies justru dapat dianggap bermasalah, jika menggunakan kendaraan dinas atau milik umum. (Syifa Aisyah Putri/Mg3)

Load More