Ranah.co.id – Kini, profesi petani bisa hasilkan pendapatan hingga miliaran rupiah dari produk tanamannya. Agustina Heriyanto yang dulunya merupakan seorang karyawan bank beralih profesi menjadi seorang petani.
Berlokasi di Majalengka, Jawa Barat, Agus menekuni bisnis budidaya jambu kristal yang ternyata berbuah manis.
Mengikuti saran pemerintah untuk tekun dan bekerja keras dalam pekerjaan yang sedang dijalani guna mendapatkan hasil yang terbaik, Agustina Heryanto pun bisa meraup cuan hingga Rp1,2 miliar.
Dilansir dari Suara.com pada Jumat (9/12/2022), untuk dapat menghasilkan produk tanaman yang punya ciri khas dan digemari masyarakat di dalam negeri, Agus memiliki caranya sendiri.
Agus memperhatikan setiap tahapannya, mulai dari memberikan pupuk yang sesuai dan berkualitas, pembukusan buah, hingga cara penyiraman yang sesuai. Hal ini dapat menciptakan jambu kristal yang berkulit cerah, bersih, dan rasanya manis.
Ciri khas yang dimiliki jambu kristal inilah yang mampu menembus ekspor ke Malaysia, Korea, Kuwait dan Saudi Arabia, serta Singapura.
Hingga kini, Agustina Heryanto telah memiliki kurang lebih 6.000 pohon jambu kristal Jayi. Satu pohon dalam memproduksi rata-rata 20 kg dengan harga pasaran mencapai Rp17.000/kg.
Tak hanya memikirkan diri sendiri dengan cuan yang didapat, Agus pun membuka lapangan kerja untuk warga sekitar. (Rara Mabrura Azzahra/Mg5)
Baca Juga: 3 Negara Kuda Hitam Piala Dunia 2022, Diprediksi Gagal ke Semi Final
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kayumanis Memanas! Warga Pasang Banner Tolak Keras Pembangunan PSEL Kota Bogor
-
Siap-Siap Pesta Musik Terbesar, PBB Bakal Gebrak Cibinong: Catat Waktunya!
-
Tiga Pegawai PTBA Raih Penghargaan Nasional Satyalancana Wira Karya dari Presiden
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Bank Sumsel Babel Bedah Rumah Ibu Ojol di Palembang, Nurmalinda Kini Punya Harapan Baru untuk 3 Anak
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Mencoba Tuak Dayak: Minuman Tradisional yang Hanya Keluar Saat Pesta Panen Gawai
-
Detik-detik Kebakaran Hebat di Pasar 16 Ilir Palembang Malam Ini, Pedagang Panik saat Muncul Kilatan
-
Misi Besar Bojan Hodak Lanjutkan Tren Positif Persib Bandung atas Persija Jakarta