/
Selasa, 10 Januari 2023 | 16:08 WIB
Salah satu rumah yang rusak di Kepulauan Tanimbar akibat gempa magnitudo 7,5. (Dok. BNPB)

Ranah.co.id - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sjumlah rumah dan fasilitas pendidikan rusak akibat gempa bermagnutdo 7,5 di Kepualuan Tanimbar atau duluinya bernama Malulu Tenggara Barat.

Gempa dengan magnitudo 7,5 itu terjadi, Selasa (10/1/2023) sekitar pukul 00.47 WIB atau 02.47 waktu setempat, dan awalnya, gepa tersebut tercatat dengan magnitudo 7,9.

"Data sementara hingga pukul 08.13 WIB, sebanyak 15 rumah warga Kepulauan Tanimbar mengalami kerusakan, dengan rincian satu rumah rusak berat, tiga rusak sedang dan sisanya masih dilakukan penilaian tingkat kerusakan," ujar Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari melalui keterangan tertulisnya, Selasa (10/1/2023).

Selain rumah, kata Abdul, fasilitas pendidikan SMP Kristen Saumlaki dan SMA Negeri 1 Saumlaki, Tanimbar Selatan, juga mengalami kerusakan.

Lalu, dampak korban, BPBD setempat menyebutkan seorang warga mengalami luka-luka.

Kemudian, berdasarkan informasi BPBD Kabupaten Kepulauan Tanimbar, guncangan gempa dirasakan kuat oleh warga, lama gempa sekitar tiga hingga lima detik. "Juga terjadi kepanikan saat gempa berlangsung, sehingga warga keluar rumah," ungkapnya.

Pascagempa, lanjut Abdul, BPBD Kabupaten Kepulauan Tanimbar juga berkoordinasi dengan aparat desa dan kecamatan. Lalu, petugas mengimbau warga untuk tetap waspada.

Load More