Ranah.co.id - Kasus dugaan prank kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dilakukan pasangan artis Baim Wong dan Paula Verhoeven masih berlanjut.
Keduanya pada Jumat (20/1/2023) dipanggil Polres Jakarta Selatan untuk memberikan klarifikasi soal kasus tersebut.
Diketahui,Baim Wong dan Paula Verhoeven dilaporkan oleh Prabowo Febriyanto karena dianggap membuat laporan kepolisian palsu.
“Jadi untuk BW dan P (Baim Wong dan Paula Verhoeven) datang ke Polres Jakarta Selatan memenuhi undangan klarifikasi tentang laporan polisi yang dibuat oleh saudara kita P. Kemudian dari itu penyidik juga meminta keterangan tentang apa yang dilaporkan oleh korban,” ujar Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan, AKP Nurma Dewi dikutip dari Hops ID pada Sabtu, (21/1/2023).
Baim dan Paula terang AKP Nurma Dewi, dicecar dengan 30 pertanyaan oleh penyidik Polres Jakarta Selatan.
“Pertanyaan yang diajukan ada 30. Jadi satu dengan BW kemudian juga satu dengan dengan P. Jadi dua-duanya datang kemudian diminta keterangan oleh penyidik,” bebernya.
Ia mengungkapkan bahwa total ada tiga laporan terhadap Baim Wong dan Paula Verhoeven terkait konten prank terhadap polisi.
Ketiga laporan terebut terangnya yaitu dari Sahabat Polisi Indonesia, Mila Ayu Dewata, dan Prabowo Febriyanto.
Dari tiga laporan, dua di antaranya sudah dicabut yakni oleh Sahabat Polisi dan Mila Ayu Dewata. Sedangkan laporan Prabowo Febriyanto masih berlanjut prosesnya.
Baca Juga: Zulhas Sempatkan Umrah Saat Kunjungan Bilateral ke Arab Saudi, Doakan Keselamatan Bangsa
"Yang mengajukan pencabutan laporan M dan satu lagi S. Sementara ini lagi diproses semua lagi diproses belum ada yang diberhentikan," ucapnya.
Sebelumnya, Baim Wong dan Paula Verhouven dilaporkan ke polisi setelah membuat konten video prank KDRT. Video yang diupload di kanal YouTube pribadinya itu menuai kontroversi di masyarakat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
Terkini
-
Rodri Kejar Gelar yang Belum Dimiliki, Piala Dunia 2026 Bersama Timnas Spanyol
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta 2026, Denda Dihapus hingga 31 Agustus
-
Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir
-
Review Sepatu Lari Carbon Plate Lokal: Worth It Nggak Buat Pelari Pemula, Cuma Lari 5 KM?
-
Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk
-
Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa
-
Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu
-
Liburan Berubah Jadi Duka, Bocah 7 Tahun Meninggal Usai Bermain di Waterpark Ketapang
-
12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang