Ranah.co.id - Aktris senior Nani Wijaya dikabarkan dilarikan ke RSUP Fatmawati, Jakarta. Saat ini, Nani Wijaya sedang dirawat di ruang High Care Unit (HCU).
Perkembangan kondisi Nani Wijaya tersebut disampaikan oleh Sinta Dewi yang merupakan pemeran Nurmala dalam sitkom Bajaj Bajuri.
"Menurut info terakhir sudah ditempatkan di ruang HCU. Bukan ICU ya, tapi HCU," ujar Sinta Dewi dikutip dari matamata.com pada Rabu (1/3/2023).
Sinta mengungkapkan bahwa dirinya belum bisa memberikan penjelasan mendetail mengenai penyebab Nani Wijaya dilarikan ke rumah sakit. Ia tak enak hati saat ingin menanyakan hal itu ke keluarga.
"Saya juga nggak enak mau tanya, nggak etis kan kalau nanya sakit apa," beber Sinta.
Menurut Sinta, lebih arif jika nanti pihak keluarga sendiri yang menjelaskan penyebab Nani Wijaya dilarikan ke rumah sakit.
"Tunggu dari keluarga saja nanti yang menjelaskan," tutur Sinta Dewi.
Sebelumnya, beredar pesan berantai di kalangan media bahwa Nani Wijaya mengalami sesak napas dan dilarikan ke rumah sakit.
"Mohon doanya, Mak Haji Nani Wijaya sesak napas, lagi mau dibawa ke rumah sakit," bunyi pesan tersebut.
Baca Juga: Alasan KPU Larang Anies Baswedan Gelar Sosialisasi Politik
Kabar sakitnya Nani Wijaya dibenarkan Sinta Dewi. Sudah sejak dini hari tadi pemeran Emak dalam sitkom Bajaj Bajuri dirawat di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD).
"Tadi pagi sebelum subuh, sekitar jam 02.30 lah, anaknya bu Nani, mbak Nina kabarin saya," ujar Sinta Dewi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal
-
Bank Sumsel Babel Pacu Digitalisasi Keuangan Daerah, Banyuasin Percepat Implementasi KKPD
-
Di Tengah Ramai Desakan Tes Urine, Prima Salam Kembali Muncul di Acara Gerindra
-
Rp160 Miliar Diduga Tak Pernah Masuk Kas Daerah, Aktor Utama Korupsi Sungai Lalan Dibidik
-
Dari Apel Premium hingga Cokelat, Gaya Hidup Sehat Ala Selandia Baru Hadir di Indonesia
-
PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang
-
Meski Angkat Koper, Arda Guler Selamatkan Wajah Timnas Turki di Piala Dunia 2026
-
Cerita Fajar Nugra Ubah Penampilan demi Film Pemikat Jiwa
-
Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang
-
Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA