Ranah.co.id - Ratusan ribu siswa SD dan SMP di Kota Padang bakal mengikuti kegiatan Pesantren Ramadan tahun ini.
Pesantren Ramadan di Kota Padang ini diikuti siswa mulai dari kelas 4 sampai 6 SD, serta siswa SMP kelas 7 hingga 9. Kegiatan dimulai selepas subuh hingga selepas zuhur.
Sementara itu bagi pelajar nonmuslim, selama Ramadan, kegiatan belajar dialihkan ke tempat ibadah masing-masing.
"Pemko Padang akan menjalankan kegiatan yang rutin setiap tahun kita gelar dan Pesantren Ramadan ini merupakan pengganti pendidikan formal di sekolah yang dipindahkan ke masjid dan mushala," ujar Wali Kota Padang, Hendri Septa, dalam rilis Pemko Padang pada Selasa (14/3/2023).
Hendri menambahkan, bahwa dirinya mendapatkan informasi bahwa Gubernur Sumbar juga akan menerapkan aturan ini kepada pelajar SMA/SMK untuk mengikuti Pesantren Ramadan.
Kemudian terang Hendri, dirinya akan mewisuda 1.100 anak SD dan SMP yang telah mengkhatamkan Juz 30 Alquran. Menurut dia ini merupakan capaian yang baik karena 130 ribu anak di Kota Padang sudah khatam hafalan Juz 30 Al Quran.
"Ini juga akan terus kota dorong dan ajak anak-anak untuk menghafal Alquran di kota ini. Salah satu program kita juga, minimal siswa hafal juz 30," bebernya.
Hendri menjelaskan, seperti tahun sebelumnya, materi Pesantren Ramadan mulai dari menghafal Alquran, zikir, kisah nabi dan sahabat dengan tema mewujudkan generasi yang tangguh berbudaya yang mencintai masjid.
Ia mengungkapkan bahwa Pesantren Ramadan merupakan komitmen Pemko Padang agar para pelajar senantiasa bisa mengamalkan ajaran agamanya.
Baca Juga: Gerindra Rela Jika Sandiaga Uno Gabung PPP, Habiburokhman: Ya Monggo
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- 5 HP Infinix Kamera Bagus dan RAM Besar, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Samsung Kamera Bagus dan RAM Besar, Pas buat Multitasking
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Resmi Diumumkan! Ini Daftar 10 Nama Calon Komisioner KPAD Kabupaten Bekasi 2026-2031
-
5 Tablet Snapdragon Terbaik untuk Multitasking, Performa Ngebut Tanpa Lag
-
Imigrasi: WNA Tiongkok Paling Banyak Langgar Aturan
-
Hewan Kurban Kehausan, Karantina NTB Salurkan 5.000 Liter Air
-
Revitalisasi Jalur Kaldera Tengger, Kurangi Kepadatan Wisata di Bromo
-
Dokter Anak Ingatkan Bahaya Jemur Bayi di Bawah Matahari Terik
-
Kejutan! Striker Kelahiran Tondano Lebih Gacor Dibanding Penyerang Timnas Indonesia
-
3 Rekomendasi Smartwatch Samsung Termurah 2026, Fitur Canggih dan Stylish
-
Ekspor Mobil Listrik China Naik 140 Persen Saat Harga Bahan Bakar Dunia Melambung
-
Duh! Persis Solo Punya Tunggakan Hutang Rp1,5 Miliar ke Pemkot dari Sewa Stadion Manahan