اَللّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ
Allahumma laka shumtu wa bika amantu wa'ala rizqika afthartu. Birrahmatika yaa arhamar roohimin.
Artinya: "Ya Allah, untukMu aku berpuasa, dan kepadaMu aku beriman, dan dengan rezekiMu aku berbuka. Dengan rahmat-Mu wahai yang Maha Pengasih dan Penyayang."
Ketika waktu berbuka puasa telah tiba, seorang muslim seharusnya untuk menyegerakan waktu berbuka. Hal tersebut merupakan salah satu bagian dari sunnah yang dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW. Hal ini sebagaimana Rasulullah SAW meriwayatkan dalam sabdanya dari Sahl bin Sa'ad:
لَا يَزَالُ النَّاسُ بِخَيْرٍ مَا عَجَّلُوا الْفِطْرَ
Artinya: "Manusia selalu dalam keadaan baik selama mereka segera berbuka (bila waktunya telah tiba)." (HR Bukhari)
Melansir dari buku Al-Islam karya Said Hawwa, Malik bin Amir Abu Athiyyah pernah berkata terhadap Aisyah RA: "Ada dua orang di antara kami, yang satu menyegerakan berbuka dan mengakhirkan sahur, dan yang satunya lagi mengakhirkan berbuka puasa dan menyegerakan makan sahur."
Aisyah pun menjawab dengan berkata, "Siapa di antara mereka berdua yang menyegerakan berbuka dan mengakhirkan sahur?" Aku menjawab, "Abdullah bin Mas'ud." Ia berkata, "Seperti itulah yang dahulu dikerjakan oleh Rasulullah." (HR Muslim, Abu Dawud, Tirmidzi, An-Nasa'i, & Ibnu Majah).
3. Gabungan Doa Buka Puasa
Baca Juga: Kapan Mulai Sholat Tarawih 2024 Tanggal Berapa? Ini Versi Muhammadiyah dan Pemerintah
Disamping itu, Muslim juga bisa menggabungkan kedua doa buka puasa itu seperti yang telag tertuang dalam Kitab Hasyiyatul Bujairimi karya Sulaiman Bujairimi dengan bunyi sebagai berikut.
اللّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ، وَبِكَ وَعَلَيْكَ تَوَكَّلْتُ. ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتِ العُرُوقُ وَثَبَتَ الأَجْرُ إِنْ شاءَ اللهُ. يا وَاسِعَ الفَضْلِ اِغْفِرْ لِيالحَمْدُ لِلهِ الَّذِي هَدَانِي فَصُمْتُ، وَرَزَقَنِي فَأَفْطَرْتُ.
Allahumma laka shumtu wa 'ala rizqika afthartu, wa bika amantu, wa bika wa 'alaika tawakkaltu. Dzahabaz zhama'u, wabtallatil 'uruqu, wa tsabatal ajru, insya Allah. Ya wasi'al fadhli, ighfir li. Alhamdulillahil ladzi hadani fa shumtu, wa razaqani fa afthartu.
Artinya: Tuhanku, hanya untuk-Mu aku berpuasa. Dengan rezeki-Mu aku membatalkannya. Sebab dan kepada-Mu aku berpasrah. Dahaga telah pergi. Urat-urat telah basah. Dan insya Allah pahala sudah tetap. Wahai Zat Yang Luas Karunia, ampuni aku. Segala puji bagi Tuhan yang memberi petunjuk padaku, lalu aku berpuasa. Dan segala puji Tuhan yang memberiku rezeki, lalu aku membatalkannya.
Waktu Membaca Doa Berbuka Puasa
Ada perbedaan dari kalangan ulama tentang waktu membaca doa buka puasa. Beberapa pendapat mengatakan jika doa berbuka puasa bida dibaca usai seseorang itu berbuka atau saat pertama kali membatalkan puasanya dengan air, kurma, camilan atau lainnya.
Pendapat tersebut berdasarkan kata kerja yang tertera di dalam doa berbuka puasa yang memiliki bentuk lampau (fi'il madhy). Seperti yang ada di dalam lafaz kedua, artinya, "Telah hilang rasa haus, dan urat-urat telah basah serta pahala telah tetap, insya Allah."
Disamping itu, sebagian ulama mengungkapkan bahwa doa berbuka puasa bisa diucapkan sebelum seseorang membatalkan puasa. Namun sebagian ulama lainnya tidak menetapkan waktu membacanya.
Jadwal Puasa Ramadhan 2024
Menurut kalender Hijriah Indonesia 2024 yang diterbitkan oleh Direktorat Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah Kementerian Agama (Kemenag) RI, awal puasa Ramadhan tahun 2024 diperkirakan jatuh pada tanggal 12 Maret 2024 mendatang. Meski begitu, Kemenag RI tetap akan menggelar sidang isbat untuk penetapan secara resmi awal Ramadhan 2024.
Akan tetapi, oraganisasi Islam Muhammadiyah sudah lebih dulu menetapkan awal puasa Ramadhan, yang jatuh pada tanggal 11 Maret 2024 mendatang.
Itu tadi bacaan doa buka puasa Ramadhan 2024 yang benat dan shahih. Semoga dengan mengetahui bacaan doanya, kita bisa menjalankan puasa Ramadhan dengan kusyu.
Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari
Berita Terkait
-
Hitung Mundur Ramadhan 2024, Ini Tanggal Puasa dan Lebaran Muhammadiyah - Pemerintah
-
Sampai Kapan Batas Waktu Ganti Puasa Ramadhan? Ketahui Jadwal Akhir Bulan Syaban
-
Doa Buka Puasa Nisfu Syaban Sekaligus Qadha Ramadhan: Teks Arab, Latin dan Artinya
-
Doa Sahur Ramadhan Teks Arab, Latin, dan Artinya, Cek Batas Waktu Niat!
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Nyai Hj. Hindun Susilowati, Sosok Pengasuh Ponpes Al Muayyad Solo Wafat
-
Update Besaran Zakat Fitrah 2026, Nominal Uang dan Beras
-
Doa Spesifik Hari Kelima Ramadan: Peningkatan Istighfar dan Kesalehan
-
Kapan Ramadan 2026 Muhammadiyah dan Pemerintah, Cek Ketentuan Terbarunya
-
Amalan dan Anjuran Bulan Sya'ban Menurut Ustaz Adi Hidayat
-
Tanggal Berapa Puasa Ramadan 2026 Dimulai: Ini Versi Pemerintah dan Muhammadiyah
-
Doa Malam 27 Rajab, Mustajab Memohon Cita-cita
-
Amalan-amalan Bulan Syaban Menurut Anjuran Rasulullah dan Ulama
-
Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Tahun 2026, Lengkap Niat, dan Amalan Sunah
-
Amalan Bulan Rajab Menurut Ustaz Adi Hidayat, Evaluasi Total Kualitas Hidup