Suara.com - Setelah Pilpres 2024 berlangsung, beberapa minggu lagi kita akan bersiap menghadapi bulan suci Ramadhan 1445 Hijriah. Saat Ramadhan, kita diwajibkan mengerjakan puasa wajib selama sebulan penuh. Dalam menjalankannya, penting bagi muslim memahami niat puasa Ramadhan 2024 awal.
Niat puasa yang dibaca ketika awal Ramadhan ini penting dilakukan setiap muslim. Hal ini dilakukan untuk menghindari apabila kita lupa membaca niat saat sahur pertama hingga terakhir, sebab puasa Ramadhan hukumnya wajib. Allah SWT berfirman yang berbunyi:
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُوْنَۙ - ١٨٣
Artinya: "Wahai orang-orang yang beriman! Diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang sebelum kamu agar kamu bertakwa," (QS. Al-Baqarah ayat 183)
Sebelum mengerjakan puasa Ramadhan, penting bagi kita untuk membaca niat terlebih dahulu di awal puasa. Lantas seperti apa bacaannya? Bagaimana jika kita lupa membacanya?
Niat Puasa Ramadhan 2024 Awal
Sebelum benar-benar memulai puasa, kita perlu membaca niatnya terlebih dahulu. Berikut ini merupakan bacaan niat puasa Ramadhan:
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانِ هذِهِ السَّنَةِ لِلهِ تَعَالَى
Nawaitu souma ghadin 'an ada'i fardhi syahri Ramadhani hadzihis sanati lillahi ta'ala.
Baca Juga: Sampai Kapan Batas Waktu Ganti Puasa Ramadhan? Ketahui Jadwal Akhir Bulan Syaban
Artinya: "Aku berniat puasa esok hari untuk menunaikan fardhu di bulan Ramadhan tahun ini, karena Allah ta'ala."
Nah, niat puasa Ramadhan yang dibaca diawal menjadi sebuah pengingat bagi diri kita sendiri bahwa kita tengah melaksanakan ibadah kepada Allah SWT dengan mejalankan puasa di bulan Ramadhan. Dengan melafalkan niat yang kokoh serta penuh kesadaran hati, maka kita akan senantiasa diingatkan jika segala perbuatan yang akan kita lakukan selama berpuasa hendaknya dilandaskan atas niat yang ikhlas serta tulus.
Waktu Membaca Niat Puasa Awal
Bacaan niat puasa umumnya dibaca di malam hari, usai mengerjakan sholat witir saat tarawih. Namun ada pula keyakinan yang mengatakan bahwa niat puasa ini baiknya dibaca sebelum tidur, usai kita selesai membaca doa sebelum tidur.
Di luar setelah sholat witir dan ketika akan tidur, ada pula keyakinan laim yang mengatakan bahwa niat puasa lebih afdol jika dibaca sebelum sahur. Hal tersebut tentu menimbulkan kebingungan di sebagian besar umat Muslim dalam mengerjakan ibadah puasa Ramadhan.
Kyai Wahyul Afif Al Ghofiqi menjelaskan, bahwa niat puasa Ramadhan harus dibaca di waktu malam hari, bebas dan kapan saja waktunya.Entah itu setelah sholat tarawih, sholat witir, sebelum tidur, bahkan ketika santap sahur.
Berita Terkait
-
Niat Keramas Sebelum Puasa Ramadhan, Lengkap Arab, Latin dan Tata Cara
-
30 Ucapan Marhaban Ya Ramadhan 2024: Penuh Berkah dan Kegembiraan
-
Teks Lengkap Ceramah Singkat Ramadhan 2024 dan Judulnya
-
Libur Puasa Anak Sekolah Berapa Lama? Ini Jadwal dan Aturan di Berbagai Provinsi
-
3 Bacaan Doa Buka Puasa Ramadhan 2024 yang Benar dan Shahih
Terpopuler
Pilihan
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
Terkini
-
Kapan Ramadan 2026 Muhammadiyah dan Pemerintah, Cek Ketentuan Terbarunya
-
Amalan dan Anjuran Bulan Sya'ban Menurut Ustaz Adi Hidayat
-
Tanggal Berapa Puasa Ramadan 2026 Dimulai: Ini Versi Pemerintah dan Muhammadiyah
-
Doa Malam 27 Rajab, Mustajab Memohon Cita-cita
-
Amalan-amalan Bulan Syaban Menurut Anjuran Rasulullah dan Ulama
-
Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Tahun 2026, Lengkap Niat, dan Amalan Sunah
-
Amalan Bulan Rajab Menurut Ustaz Adi Hidayat, Evaluasi Total Kualitas Hidup
-
Awal Rajab NU dan Muhammadiyah 2025, Ini Tiga Amalan yang Bisa Dijalankan
-
Hukum Mewarnai Rambut dalam Islam, Apakah Boleh Menurut Ulama dan Fiqih?
-
KH Abdul Muid Ahmad, Ulama Rendah Hati dari Ponpes Al Muayyad Wafat Hari Ini