Suara.com - Hari Jumat menjadi salah satu hari yang istimewa bagi umat Islam. Selain menjadi waktu untuk menjalankan sholat Jumat bagi kaum laki-laki, hari Jumat juga menjadi waktu terbaik untuk membaca surat Yasin. Nah, sebelum itu sebaiknya kita mengamalkan bacaan doa sebelum baca Yasin.
Mengamalkan doa sebelum baca Yasian disebut juga sebagai tawasul. Adapun tawasul sendiri bertujuan untuk mengawali bacaan dengan niat yang tulus, ikhlas serta memohon kekhusyukan dan kemudahan dalam memahami makna surat Yasin.
Mengutip dari berbagai sumber, tawassul dalam bahasa Arab memiliki makna perantara atau penghubung. Dalam praktiknya, tawasul menjadi sebuah cara untuk berdoa kepada Allah SWT dengan perantara orang yang dicintai oleh Allah SWT. Misalnya saja Nabi, wali, ulama, ataupun tokoh agama, namun dengan tetap mengharapkan ridho dan pertolongan dari Allah SWT semata.
Bertawasul memang perbuatan yang diperbolehkan. Karena maksud dan tujuannya hanya untuk memohon sesuatu terhadap Allah Swt dengan menjadikan sesuatu yang diyakininya mempunyai kedudukan baik di sisi-Nya menjadi perantara.
Begitu pula dengan doa setelah baca surat Yasin. Hal ini dapat dilakukan sebagai rangkaian dari penutup amal ibadah. Juga menjadi ungkapan rasa syukur kita kepada Allah SWT lantaran sudah diberi kesempatan untuk membaca kalam-Nya.
Selain itu, doa penutup baca surat Yasin juga mempunyai fungsi sebagai ungkapan untuk memohon keberkahan atas ibadah yang dilakukan. Tak hanya itu, doa ini juga menjadi perantara agar apa yang dihajatkan bisa segera terkabul atas izin Allah SWT.
Dirangkum dari berbagai sumber, berikut adalag bacaan doa sebelum dan sesudah membaca Yasin.
1. Bacaan Doa Sebelum Baca Yasin
Terdapat beberapa bacaan doa sebelum membaca Yasin, berikut adalah urainnya:
Baca Juga: Doa Memasuki Bulan Ramadhan 2024, Sambut Puasa Sebentar Lagi!
Bacaan doa sebelum baca Yasin yang Pertama
اِلَى حَضْرَةِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيهِ وَسَلَّمَ وَاَلِهِ وإِخْوَانِهِ مِنَ الأَنْبِيَاءِ وَالمُرْسَلِيْنَ وَالأَوْلِيَاءِ وَالشُّهَدَاءِ وَالصَّالِحِيْنَ وَالصَّحَابَةِ وَالتَّابِعِيْنَ وَالعُلَمَاءِ العَامِلِيْنَ وَالمُصَنِّفِيْنَ المُخْلِصِيْنَ وَجَمِيْعِ المَلَائِكَةِ المُقَرَّبِيْنَ، ثُمَّ اِلَى جَمِيْعِ أَهْلِ القُبُوْرِ مِنَ المُسْلِمِيْنَ وَالمُسْلِمَاتِ وَالمُؤْمِنِيْنَ وَالمُؤْمِنَاتِ مِنْ مَشَارِقِ الأَرْضِ إِلَى مَغَارِبِهَا بَرِّهَا وَبَحْرِهَا خُصُوْصًا إِلَى آبَائِنَا وَأُمَّهَاتِنَا وَأَجْدَادِنَا وَجَدَّاتِنَا وَمَشَايِخِنَا وَمَشَايِخِ مَشَايِخِنَا وَأَسَاتِذَتِنَا وَأَسَاتِذَةِ أَسَاتِذَتِنَا وَلِمَنْ أَحْسَنَ إِلَيْنَا وَلِمَنْ اجْتَمَعْنَا هَهُنَا بِسَبَبِهِ شَيْءٌ لِلهِ لَهُمُ الْفَاتِحَةُ
Bacaan latin: Ila hadrotin-nabiy-yi shalallahu a'laihi wa sallam wa alihi wa ikhwanihi minal anbiya-i wal mursalina wal awliya-i wasy-syuhada-i wash-sholihin wash-shohabati wattabi'ina wal ulama-il a'milina wal mushonnifinil mukhlishina wa jami'il malaikatil muqor-robin, tsum-ma ila jami'i ahlilkuburi minal muslimina wal muslimati wal mu'minina wal mu'minati min masyariqil ardhi ila maghari biha barriha wa bahriha khususon ila abaina wa ummahatina wa ajda dina wa jaddatina wa masya yikhina wa masyayikhi masya yikhina wa asa tidzatina wa asa tidzati asatidzatina wa liman ahsana ilaina wa limaj tama'na huhuna bisababihi syay-un lillahi lahum, al-fatihah..
Artinya: "Untuk Nabi Muhammad SAW yang terhormat, seluruh keluarga, dan saudara-saudaranya dari kalangan nabi, rasul, wali, syuhada, orang-orang saleh, sahabat, tabi'in, ulama yang amalannya terpercaya, ulama penulis yang ikhlas, serta seluruh malaikat Muqarrabin. Serta untuk semua ahli kubur Muslimin, Muslimat, Mukminin, Mukminat dari Timur ke Barat, baik di laut maupun di darat, khususnya untuk bapak-bapak kami, ibu-ibu kami, kakek-kakek kami, nenek-nenek kami, guru-guru kami, pengajar-pengajar dari guru-guru kami, ustadz-ustadz kami, pengajar-pengajar dari ustadz-ustadz kami, dan kepada semua yang telah berbuat baik kepada kami dan bagi ahli kubur/arwah yang menjadi sebab kami berkumpul di sini. Bacaan Al-Fatihah ini kami tujukan kepada Allah, dan pahalanya kami dedikasikan untuk mereka semua. Al-Fatihah...
Bacan doa sebelum baca Yasin yang Kedua
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيم اِلَى حَضْرَةِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيهِ وَسَلَّمَ وَاَلِهِ وصَحْبِهِ شَيْءٌ لِلهِ لَهُمُ الْفَاتِحَةُ
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Kapan Ramadan 2026 Muhammadiyah dan Pemerintah, Cek Ketentuan Terbarunya
-
Amalan dan Anjuran Bulan Sya'ban Menurut Ustaz Adi Hidayat
-
Tanggal Berapa Puasa Ramadan 2026 Dimulai: Ini Versi Pemerintah dan Muhammadiyah
-
Doa Malam 27 Rajab, Mustajab Memohon Cita-cita
-
Amalan-amalan Bulan Syaban Menurut Anjuran Rasulullah dan Ulama
-
Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Tahun 2026, Lengkap Niat, dan Amalan Sunah
-
Amalan Bulan Rajab Menurut Ustaz Adi Hidayat, Evaluasi Total Kualitas Hidup
-
Awal Rajab NU dan Muhammadiyah 2025, Ini Tiga Amalan yang Bisa Dijalankan
-
Hukum Mewarnai Rambut dalam Islam, Apakah Boleh Menurut Ulama dan Fiqih?
-
KH Abdul Muid Ahmad, Ulama Rendah Hati dari Ponpes Al Muayyad Wafat Hari Ini