Suara.com - Puasa Ramadhan kali ini terasa lebih spesial, tidak hanya karena diawali berdekatan dengan hari suci Nyepi umat Hindu dan dibarengi pada periode puasa Paskah, namun juga adanya fenomena gerhana di April 2024 nanti. Tapi apakah gerhana di bulan Ramadhan 2024 tanda kiamat?
Kabar ini cukup banyak beredar di masyarakat dan ditanggapi beragam oleh berbagai golongan. Ada yang menyebutnya sebagai tanda akan datangnya hari kiamat, tapi tidak sedikit juga yang menyikapinya dengan biasa saja dan melihat ini sebagai fenomena alam saja.
Fenomena Kiamat dan Gerhana
Salah satu ulama, Buya Yahya mendapatkan pertanyaan terkait gerhana di bulan Ramadhan apakah pertanda kiamat. Disampaikan bahwa kabar seperti itu sebaiknya tidak perlu didalami atau membuat risau, sebab sejatinya seorang muslim harus siap akan apapun yang terjadi dengan berbekal amal ibadah.
Tanda kiamat, lanjutnya, akan diketahui oleh semua orang ketika benar-benar muncul. Tanda in tidak perlu dicari atau dikaitkan dengan berbagai fenomena alam lain. Tugas umat Islam adalah untuk menyiapkan diri dengan keimanan, sehingga ketika waktunya benar-benar datang, seluruh umat Islam dapat mendukung Sayyidina Isa dan Imam Mahdi untuk melawan Dajjal.
Kabar yang demikian dianggap tidak membawa banyak manfaat untuk umat, dan hanya menimbulkan desas-desus belaka. Maka dari itu, ulama tersebut menyampaikan hal demikian agar tidak terlalu dipikirkan atau menjadi beban isi kepala.
Dua Gerhana di Bulan Ramadhan
Terkait dengan fenomena gerhana yang terjadi di bulan Ramadhan ini, pemerintah sebenarnya sudah memberikan keterangan resminya. Secara akurat perhitungan telah dilakukan, dan setidaknya akan ada dua gerhana selama bulan Ramadhan 1445 H ini.
Pertama yang akan terjadi adalah gerhana bulan penumbra, pada tanggal 25 Maret 2024 mendatang. Gerhana bulan penumbra terjadi ketika posisi bulan sejajar dengan matahari dan bumi. Namun demikian fenomena ini tidak akan terlihat dari Indonesia sebab hanya akan terjadi dalam waktu singkat.
Baca Juga: Apakah Nangis Membatalkan Puasa? Ini Penjelasan Para Ulama
Fenomena kedua akan terjadi di tanggal 8 April 2024 mendatang berupa gerhana matahari. Gerhana ini akan terjadi secara penuh, dan membuat bagian bumi yang terdampak mengalami gelap selama beberapa saat. Namun demikian fenomena ini akan tampak jelas di area Eropa Barat, Amerika Utara, Amerika Selatan, Samudera Pasifik, Samudera Atlantik, dan Arktik.
Itu tadi sekilas tentang kabar gerhana di bulan Ramadhan 2024 tanda kiamat. Pada dasarnya, kiamat adalah sebuah hal yang absolut, namun tidak ada yang tahu kapan waktu ini tiba sehingga umat Islam sebaiknya tidak terlalu memikirkan hal ini dan fokus menyiapkan diri dengan amal dan ibadah sesuai panduan dalam kitab suci.
Kontributor : I Made Rendika Ardian
Berita Terkait
-
Jadwal Imsakiyah Ramadhan 2024 Makassar Sebulan Penuh, Waktu Buka Puasa Hari Ini Jam Berapa?
-
Bolehkah Berhubungan Intim di Bulan Ramadhan? Jangan Salah Waktu, Ini Hukumnya
-
Apakah Nangis Membatalkan Puasa? Ini Penjelasan Para Ulama
-
Apakah Marah dan Berkata Kasar Membatalkan Puasa Ramadhan? Waspada, Ini Hukumnya!
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim