Suara.com - Sholawat sebagai bentuk penghormatan dan cara mendoakan Nabi serta keluarganya seharusnya memang dilakukan dengan cara yang baik dan benar. Lantas, bagaimana dengan hukum sholawat sambil joget-joget?
Dalam akun Instagram @kegoblogan.unfedahh_ terlihat seorang wanita yang merasa terheran-heran lantara acara sholawatan yang dihadirinya justru diisi dengan orang-orang yang berjoget. Dari sinilah banyak orang yang merasakan hal yang serupa.
Namun di samping rasa tidak nyaman tersebut, bagaimana hukum tindakan ini di dalam Islam? Simak jawabannya melalui uraian berikut.
Bagaimana Hukum Sholawatan sambil Joget-joget?
Dalam kanal YouTube Al-Bahjah, Buya Yahya menjelaskan bahwa jika ditinjau dari segi maknanya, sholawat yang justru membuat seseorang joget-joget sebaiknya ditinjau ulang kembali.
Pasalnya, kegiatan tersebut justru mungkin membuat seseorang tidak semakin dengan Nabi Muhammad dan keluarganya. Padahal, tujuan utama sholawat adalah mendekatkan diri pada Nabi Muhammad dan junjungan-Nya.
“Jika sesuatu yang baik justru membuat seseorang lupa dari nabi, berarti justru keluar dari tujuan. Maka sebaiknya koreksi diri apakah apa yang mereka lakukan justru menjauhkan seseorang dari nabi,” ujar Buya Yahya dalam kanal YouTube Al-Bahjah TV.
Pada kesempatan yang sama, Buya Yahya juga menerangkan bahwa setiap orang hendaknya tidak menutup diri terhadap kritikan. Pasalnya, kritikan merupakan salah satu cara membangn mental keagamaan supaya lebih sempurna.
“Ayo saling berbenah diri, jangan salahkan cara syiar seperti itu. Mungkin ilmu yang dimiliki sebatas itu, maka mulai dari sekarang kita tampakkan syiar kebaikan, syiar kerinduan pada nabi, syiar akhirat,” Tegas Buya Yahya.
Baca Juga: Sholawat Nurul Musthofa Baca di Bulan Ramadhan, Ini Lirik Arab dan Terjemahannya
Dari ungkapan tersebut, maka kembali diingatkan bahwasanya makna sholawat akan semakin mendalam ketika diisi dengan kebaikan, sesuai dengan adab dan etika ketika ingin semakin dekat dengan Nabi Muhammad SAW.
Hal yang sama juga disebutkan dalam NU Geka. Jika rangkaian acara dakwah justru diisi dengan seseorang yang berjoget dengan menunjukkan gerakan gerakan gemulai atau meliuk-liuk sebaiknya tidak dilanjutkan.
Dengan begitu, alangkah lebih baiknya apabila sedang mengikuti acara dakwah atau sholawatan Anda melakukannya secara khusyuk.
Artinya, berdiam diri dan meresapi setiap hal yang diujarkan oleh pengisi acara. Hindari hal-hal yang kiranya justru menghilangkan tujuan dari berdakwah itu sendiri. Seperti itulah hukum sholawat sambil joget-joget menurut penjelasan ulama.
Kontributor : Hillary Sekar Pawestri
Berita Terkait
-
Riwayat Pendidikan Buya Yahya: Sebut Adopsi Anak Hukumnya Haram dan Tidak Bisa Cium Bau Surga, Ini Penjelasannya
-
Sholawat Nurul Musthofa Baca di Bulan Ramadhan, Ini Lirik Arab dan Terjemahannya
-
Tak Henti Dzikir dan Sholawat, Begini Reaksi Tak Terduga Umi Pipik saat Egy Maulana Berhasil Bobol Gawang Vietnam
-
Lirik Sholawat Syirillah Ya Ramadhan Lengkap, Sambut Bulan Suci Penuh Berkah
-
Mudah Dihafal! Amalkan Lirik Sholawat Jibril Ini 100x untuk Rezeki Lancar
Terpopuler
- 5 Produk Viva Cosmetics yang Ampuh Atasi Flek Hitam, Harga di Bawah Rp50 Ribu
- Denada Akhirnya Akui Ressa Anak Kandung, Bongkar Gaya Hidup Hedon di Banyuwangi
- 5 Rekomendasi HP Layar AMOLED 120Hz Termurah 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- KUIS: Kalau Hidupmu Jadi Lagu, Genre Apa yang Paling Cocok?
Pilihan
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
Terkini
-
Tanggal Berapa Puasa Ramadan 2026 Dimulai: Ini Versi Pemerintah dan Muhammadiyah
-
Doa Malam 27 Rajab, Mustajab Memohon Cita-cita
-
Amalan-amalan Bulan Syaban Menurut Anjuran Rasulullah dan Ulama
-
Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Tahun 2026, Lengkap Niat, dan Amalan Sunah
-
Amalan Bulan Rajab Menurut Ustaz Adi Hidayat, Evaluasi Total Kualitas Hidup
-
Awal Rajab NU dan Muhammadiyah 2025, Ini Tiga Amalan yang Bisa Dijalankan
-
Hukum Mewarnai Rambut dalam Islam, Apakah Boleh Menurut Ulama dan Fiqih?
-
KH Abdul Muid Ahmad, Ulama Rendah Hati dari Ponpes Al Muayyad Wafat Hari Ini
-
Bacaan Surat Yasin Lengkap 83 Ayat, Latin, Terjemahan, dan Keutamaan Jantung Al-Qur'an
-
Tata Cara dan Niat Sholat Gerhana Bulan 7 September 2025 untuk Imam dan Makmum