Suara.com - Jammah haji Indonesia saat melaksanakan ibadah haji ke tanah suci akan selalu mengunjungi Raudah yang berlokasi di Masjid Nabawi. Raudah disebut juga sebagai taman surgawi.
Di tempat ini, para jemaah haji disunnahkan untuk memperbanyak salat dan berdoa. Raudah berlokasi di area dalam Masjid Nabawi dan terletak di antara rumah Rasulullah SAW dan mimbar yang digunakan beliau untuk berdakwah.
Kisah haru datang dari jemaah haji 2024 asal Indonesia saat mengunjungi Raudah. Ialah jemaah asal Batam, Rasuna binti Walek bin Abas berderai air mata saat mendapat giliran untuk mengunjungi Raudah.
Baca juga:
Nenek 73 tahun itu awalnya tidak yakin bahwa bisa masuk ke Raudah. Salah satu faktor yang membuat nenek Rasuan tak yakin ialah kondisi fisiknya.
Ia menderita pengapuran sehingga membuatnya kesakitan saat berjalan jauh. Beruntung bagi Rasuna, seorang petugas membantu dan mengantarkan masuk ke Raudah.
"Awalnya saya sedih sekali dan merasa tidak yakin, bisa atau tidak saya ikut rombongan pergi ke Raudhah. Ya Allah, saya rasanya tidak percaya bisa sampai ke Raudhah," ungkapnya berkaca-kaca seperti dikutip, Rabu (15/5).
Nenek Rasuna mengatakan bahwa para petugas Indonesia begitu baik membantu jemaah lansia sepertinya. Bahkan Rasuna mengatakan ingin memberikan uang kepada petugas itu namun ditolak.
"Nenek mau kasih uang imbalan buat ucapan terima kasih juga dia tidak mau,” kata Nenek Rasuna sambil menunjuk Irnawati, salah satu Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) yang mendorongkan kursi rodanya.
Baca Juga: Jemaah Haji Indonesia Wajib Tahu! Ini Alur Kedatangan Usai Mendarat di Madinah
Menurut Irnawati, ia memang ditugaskan untuk membantu nenek Rasuna saat berada di Raudah. Irma begitu sapaan akrabnya menceritakan bahwa nenek Rasuna begitu masuk ke Raudah, langsung melompat dari kursi roda seolah lupa bahwa kakinya sedang pengapuran.
Baca juga:
Cerita lain datang dari jemaah asal kabupaten Lingga bernama Ikhwanuddin misalnya. Pria berkacamata yang disapa kakek Ikhwan mengaku terharu dan sedih saat tiba di Aran Saudi.
Kakek Ikhwan menceritakan bahwa tahun ini, ia harusnya berangkat dengan sang istri. Namun takdir berkata lain. Sembilan hari sebelum jemaah haji asal Lingga berangkat, sang istri meninggal dunia.
Kemarin, Selasa 14 Mei 2024, kakek Ikhwan berangkat ke tanah suci tanpa ditemani sang istri. Menurutnya itu sudah takdir dari Allah SWT. Ia pun berharap saat tiba tanah suci bisa bertemu istrinya di Raudah dan Jabal Rahmah.
"Ini sudah takdir saya. Sebelumnya, kami sudah sama-sama memasang niat untuk berangkat naik haji berdua. Namun, hari ini hanya saya sendiri yang berangkat," ucapnya.
Berita Terkait
-
Jemaah Haji Indonesia Wajib Tahu! Ini Alur Kedatangan Usai Mendarat di Madinah
-
Video Detik-detik Pesawat Garuda Indonesia Angkut Calon Haji Keluarkan Percikan Api
-
Kemenag Minta Umat Islam Indonesia Cek Arah Kiblat di Tanggal Ini, Ada Apa?
-
Ada Percikan Api di Pesawat Garuda Indonesia saat Mengudara Angkut Jemaah Calon Haji Asal Sulawesi Selatan
-
Mulai Ramai Dikunjungi Jemaah, Begini Suasana Jabal Uhud di Musim Haji
Terpopuler
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 9 HP Redmi RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Lancar Jaya Dipakai Multitasking
- Semurah Xpander Sekencang Pajero, Huawei-Wuling Rilis SUV Hybrid 'Huajing S'
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
- 5 Lem Sepatu Kuat Mulai Rp 3 Ribuan: Terbaik untuk Sneakers dan Bahan Kulit
Pilihan
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
-
Kutukan Pelatih Italia di Chelsea: Enzo Maresca Jadi Korban Ketujuh
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
Terkini
-
Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Tahun 2026, Lengkap Niat, dan Amalan Sunah
-
Amalan Bulan Rajab Menurut Ustaz Adi Hidayat, Evaluasi Total Kualitas Hidup
-
Awal Rajab NU dan Muhammadiyah 2025, Ini Tiga Amalan yang Bisa Dijalankan
-
Hukum Mewarnai Rambut dalam Islam, Apakah Boleh Menurut Ulama dan Fiqih?
-
KH Abdul Muid Ahmad, Ulama Rendah Hati dari Ponpes Al Muayyad Wafat Hari Ini
-
Bacaan Surat Yasin Lengkap 83 Ayat, Latin, Terjemahan, dan Keutamaan Jantung Al-Qur'an
-
Tata Cara dan Niat Sholat Gerhana Bulan 7 September 2025 untuk Imam dan Makmum
-
Contoh Khutbah Jumat Tentang Maulid Nabi 2025 Versi Panjang dan Singkat
-
5 Contoh Kultum Maulid Nabi Muhammad SAW 2025 Berbagai Tema
-
Puasa Maulid Nabi Namanya Apa? Hukum Puasa di Hari Kelahiran Rasulullah