Suara.com - Fase pemulangan jemaah haji ke tanah air telah dimulai dengan ditandai pemberangkatan sejumlah kelompok terbang (kloter), yakni SUB 01, 02, 03 dan BTH 01, dari Bandara King Abdul Aziz, Jeddah, Arab Saudi, Sabtu (22/6/2024).
Dalam rangka menyambut kedatangan jemaah ke tanah air, sejumlah asrama haji menyiapkan kedatangan jemaah haji dari tanah suci.
“Untuk layanan akomodasi, disiapkan kamar bagi jemaah haji yang tidak langsung pulang ke rumah (menunggu jemputan keluarga)." kata Anggota Media Center Kementerian Agama (Kemenag) Widi Dwinanda.
“Jemaah haji juga bisa menginap selama satu malam di asrama haji bila diperlukan. Mendapat snack selamat datang ketika jemaah tiba di asrama haji,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia mengemukakan bahwa pihak asrama haji menyiapkan bus untuk mengangkut jemaah. Pengangkutan dimulai dari bandara ke asrama haji.
Selain bus, kendaraan truk untuk membawa koper bagasi jemaah haji, dan layanan ambulans dan minibus untuk membawa jemaah sakit, lansia, atau disabilitas juga disiapkan.
Tak hanya transportasi, Widi mengungkapkan bahwa setiap asrama haji menyiapkan layanan kesehatan untuk pemeriksaan kesehatan, meliputi:
- Pelayanan rawat jalan (disiapkan poliklinik);
- Pelayanan rawat darurat;
- Pemeriksaan laboratorium dan penunjang;
- Pelayanan rujukan (disiapkan rumah sakit rujukan);
- Pelayanan kekarantinaan kesehatan;
- Penanganan jemaah haji wafat di pesawat;
- Jalur fast track bagi jemaah lansia dan disabilitas;
- Kursi roda.
“Setelah acara pelepasan jemaah haji pulang ke daerah masing-masing, selanjutnya dilakukan penyerahan paspor, penyerahan air zamzam kepada jemaah haji atau panitia haji dari daerah dan penjelasan dari bidang kesehatan terkait masa berlaku kartu kesehatan,” ujarnya.
Secara keseluruhan, kata Widi pada Sabtu 22 Juni 2024 kemarin ada 20 kelompok terbang yang diterbangkan ke tanah air. Total penumpang 7.973 jemaah haji orang, dengan rincian sebagai berikut:
Baca Juga: Gelombang Pemulangan Jemaah Haji Indonesia Dimulai Jumat Malam, Tercatat Ada 4 Kloter
- Embarkasi Surabaya (SUB) sebanyak 1.484 jemaah/4 kloter;
- Embarkasi Batam (BTH) sebanyak 450 jemaah/1 kloter;
- Embarkasi Jakarta Pondok Gede (JKG) sebanyak 1.226 jemaah/3 kloter;
- Embarkasi Palembang (PLM) sebanyak 450 jemaah/1 kloter;
- Embarkasi Banjarmasin (BDJ) sebanyak 320 jemaah/ 1 kloter;
- Embarkasi Jakarta Bekasi; (JKS) sebanyak 880 jemaah/ 2 kloter;
- Embarkasi Lombok (LOP) sebanyak 393 jemaah/1 kloter
- Embarkasi Kertajati (KJT) sebanyak 880 jemaah/2 kloter;
- Embarkasi Solo (SOC) sebanyak 1.440 jemaah/4 kloter;
- Embarkasi Makassar (UPG) sebanyak 450 jemaah/1 kloter.
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
-
Dua Kapal Tanker Pertamina Masih di Selat Hormuz, Begini Nasib Awaknya
-
Sesaat Lagi! Link Live Streaming Persija vs Borneo FC, Jaminan Laga Seru di JIS
Terkini
-
Update Besaran Zakat Fitrah 2026, Nominal Uang dan Beras
-
Doa Spesifik Hari Kelima Ramadan: Peningkatan Istighfar dan Kesalehan
-
Kapan Ramadan 2026 Muhammadiyah dan Pemerintah, Cek Ketentuan Terbarunya
-
Amalan dan Anjuran Bulan Sya'ban Menurut Ustaz Adi Hidayat
-
Tanggal Berapa Puasa Ramadan 2026 Dimulai: Ini Versi Pemerintah dan Muhammadiyah
-
Doa Malam 27 Rajab, Mustajab Memohon Cita-cita
-
Amalan-amalan Bulan Syaban Menurut Anjuran Rasulullah dan Ulama
-
Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Tahun 2026, Lengkap Niat, dan Amalan Sunah
-
Amalan Bulan Rajab Menurut Ustaz Adi Hidayat, Evaluasi Total Kualitas Hidup
-
Awal Rajab NU dan Muhammadiyah 2025, Ini Tiga Amalan yang Bisa Dijalankan