Suara.com - Tepat pada tahun baru masehi 1 Januari 2025, umat Islam di seluruh dunia memasuki salah satu bulan mulai dalam penanggalan hijriah. Bulan itu bernama Rajab.
Bulan Rajab menjadi istimewa karena di bulan ini terjadi peristiwa agung nan ajaib dalam sejarah Islam yaitu isra miraj.
Isra Miraj adalah peristiwa perjalanan Nabi Muhammas SAW dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsha lalu menuju ke sidratul muntaha yang ditempuh hanya semalam. Dalam peristiwa Isra dan Miraj ini, Rasulullah SAW menerima perintah salat lima waktu.
Dikutip dari website mui.or.id, dalam kitab I‘anatut Thalibin disebutkan bahwa Rajab merupakan derivasi dari kata “tarjib” yang berarti mengagungkan atau memuliakan.
Bulan Rajab juga dikenal dengan sebutan “Al-Ashamm” (الأصم) atau “yang tuli”, karena tidak terdengar gemerincing senjata pasukan perang pada bulan ini.
Ini karena Allah memasukkan bulan Rajab sebagai salah satu bulan haram atau bulan yang dimuliakan.
اِنَّ عِدَّةَ الشُّهُوْرِ عِنْدَ اللّٰهِ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِيْ كِتٰبِ اللّٰهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضَ مِنْهَآ اَرْبَعَةٌ حُرُمٌ ۗ....... ٣٦
"Sesungguhnya jumlah bulan menurut Allah ialah dua belas bulan, (sebagaimana) dalam ketetapan Allah pada waktu Dia menciptakan langit dan bumi, diantaranya ada empat bulan haram”. (QS At-Taubah:36)
Bulan haram adalah empat bulan mulia di luar Ramadhan, yakni Dzulqa'dah, Dzulhijjah, Muharram, dan Rajab.
Baca Juga: Doa Masuk Bulan Rajab, Ini Bacaannya
Disebut “bulan haram” (الأشهر الحرم) karena pada bulan-bulan tersebut umat Islam dilarang mengadakan peperangan.
Julukan lain untuk bulan Rajab adalah “Rajam” (رجم) yang berarti melempar. Dinamakan demikian karena musuh dan setan-setan pada bulan ini dikutuk dan dilempari sehingga mereka tidak jadi menyakiti para wali dan orang-orang saleh.
Begitu istimewanya bulan Rajab jangan sampai dilewatkan begitu saja tanpa ibadah yang intens kepada Allah SWT.
Berdasarkan kalender Islam 2025, bulan Rajab 1446 Hijriah di Indonesia dimulai pada 1 Januari 2025 dan berakhir pada 30 Januari 2025. So jangan lupa untuk memperbanyak ibadah kepada Allah di bulan mulia ini.
Berita Terkait
-
Doa Masuk Bulan Rajab, Ini Bacaannya
-
Apakah Puasa Bulan Rajab Punya Keistimewaan? Ini Dalilnya
-
Pahalanya Setara Ibadah 900 Tahun, Kapan Puasa Rajab 2025?
-
Soal Libur Sekolah Selama Bulan Ramadan, Mendikdasmen: Baru Wacana, Belum Ada Keputusan
-
Niat Puasa Rajab 2025 Tunaikan Amalannya Sejak Awal Bulan Januari Ini
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Chelsea, AC Milan, Aston Villa Tur Pramusim ke Indonesia, Erick Thohir Angkat Topi
-
Review Buku Ramadan Rain: Kisah Hangat tentang Doa, Syukur, dan Cinta Keluarga di Balik Hujan
-
Kebakaran Hebat Landa Gedung Bapenda DKI Jakarta
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik
-
100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri
-
Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping
-
Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda
-
Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus